​Dana Miliaran untuk Tingkatkan SPM Pendidikan

(Foto: Santi)


Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sejak tahun 2015 yang lalu hingga 2017 ini, Kabupaten Gunungkidul telah menerima dana hibah dari Uni Eropa, ADB, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementrian Keuangan Republik Indonesia sebesar 2,8 Milyar. 

Hal ini disampaikan oleh Nurma Dewi Saleh, wakil dari Kemendikbud RI dalam acara sosialisai Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan Dasar (Dikdas) dan penyerahan anugrah Dunia Usaha Dunia Indurtri (Dudi) peduli pendidikan Kabupaten Gunungkidul tahun 2017 di Bangsal Sewokoprojo, Selasa,(12/09/2017).

“Hibah diberikan untuk meningkatkan kapasitas bagi pemenuhan standar pelayanan minimal pendidikan,” jelasnya kepada Gunungkidulpost.com.

Dikatakan Nurma bahwa standart pelayanan minimal menjadi tanggu jawab pemerintah kabupaten. Dalam ketentuan SPM, pendidikan adalah bidang yang harus dipenuhi. Selain itu, lanjut Nurma, bidang lain yang tidak kalah penting diantarnya bidang kesehatan.

“Hal tersebut harus diupayakan agar terpenuhi,” tandasnya.

Untuk itu, dengan adanya partisipasi dari DUDI, diharapkan pemenuhan standart pelayanan minimal dibidang pendidikan maupun kesehatan bisa terlaksana.

“SPM adalah layanan yang harus didapat setiap warga negara, untuk itu bagaimana upaya pemerintah untuk dapat memberikan layanan yang bermutu kepada masyarakat,” tutur Nurma. (Santi)

Related Post