​Dinpar DIY Dorong Perkembangan Goa Tanding

556 views

Foto: doc Gunungkidulpost.com

Gunungkidulpost.com – Karangmojo – Destinasi wisata minat khusus Goa Tanding diproyeksikan oleh Dinas Pariwisata DIY menjadi salah satu daya tarik wisata seperti halnya Goa Pindul.

Kepala Bidang Pengembangan dan Pemasaran, Dinpar DIY, Imam Pratanadi mengatakan, pihaknya telah melakukan survei langsung di lapangan untuk mengetahui potensi wisata di Goa Tanding. Menurutnya Goa Tanding memiliki potensi yang tidak dimiliki oleh goa lainnya. “Menurut saya baru di sini [Goa Tanding] yang bisa susur goa menggunakan prahu karet,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Selasa (21/3/2017).

Diakuinya, masih perlu adanya perbaikan sejumlah fasilitas demi kenyamanan wisatawan. Oleh sebab itu dia mengajak sejumlah pelaku wisata untuk memberikan masukan terhadap perbaikan-perbaikan yang diperlukan untuk meningkatkan kunjungan wisata.

Untuk itu, kedepan pihaknya akan melakukan pendekatan terhadap Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai pengelola Goa Tanding. Hal itu guna meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga dapat memberikan pelayanan maksimal terhadap wisatawan.“Kami akan melakukan pendekatan kepada Pokdarwis sapaya pengelolaan dapat lebih ditingkatkan demi memberikan pelayanan untuk wisatawan,” ucapnya.

Sementara Itu, salah satu anggota ASITA, Muhammad Fahrurrozy mengatakan, Goa Tanding memiliki potensi yang besar untuk menjadi daya tarik wisata. Namun masih perlu adanya perbaikan untuk menunjang kenyamanan wisatawan. “Fasilitas seperti kamar mandi dan akses jalan menurut saya masih perlu ditingkatkan lagi. kamar mandi harus memenuhi standart jika ingin mendatangkan wissatawan mancanegara,” ucapnya.

Terpisah, Pengelola Goa Tanding, Sidik Setiawan mengakui memang masih perlu adanya sejumlah perbaikan untuk meningkatkan pelayanan wisata. 

Awal mula Goa Tanding pun ditemukan secara tidak sengaja oleh warga sekitar. Goa yang memiliki lebar antara 4-8 meter dengan ketinggian anatara 4- 11 meter itu pertama ditemukan oleh penggali sumur yang dikenal dengan nama Mbah Tanding. Saat sedang dilakukan pengalian alat yang digunakan menembus suatu goa. Temuan itu kemudia membuat pemiliknya dan masyarakat mengembangkanya menjadi objek wisata susur goa.

“Untuk menikmati susur Goa Tanding ini, wisatawan akan dikenakan tarif Rp150.000. Dengan biaya ini, wisatawan akan mendapat berbagai fasilitas, yakni satu perahu lengkap dengan pemandu serta perlerngkapan keamanan seperti helm pelampung dan penerangan tambahan,” ungkapnya. (Bayu)

Related Post