​Lakukan Pungli, Oknum PNS Divonis 6 Bulan Penjara

Ilustrasi.net


Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi DIY menjatuhkan vonis enam bulan penjara terhadap tersangka pungutan liar yang dilakukan oleh salah seorang PNS di Lingkup Pemkab Gunungkidul Dwi Jatmiko.

Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Gunungkidul pun melakukan banding atas putusan yang dilakukan pada Selasa (12/9/2017) lalu.
Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gunungkidul Sihid Isnugraha mengatakan, materi banding terhadap putusan kasus pungli dengan terdakwa Dwi Jatmiko sudah diberikan ke pengadilan tipikor pada Kamis (14/9/2017) lalu.

Menurut dia, ada beberapa pertimbangan yang membuat pihak kejari melakukan banding. Salah satunya dikarenakan vonis yang dijatuhkan majelis hakim tidak sesuai dengan tuntutan. 

“Tuntutan kami 1,5 tahun, tapi vonis yang dijatuhkan hanya enam bulan penjara,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Senin (18/9/2017).

 

Menurut dia, ada tidak kesesuaian antara tuntutan dengan vonis yang diberikan pada Selasa (12/9/2017) lalu. Sihid mengungkapkan, dalam kasus ini Dwi Jatmiko dituntut dengan Pasal 3 Undang-Undang No.31/2009 tentang Tindak Pidana Korupsi, namun fakta dalam persidangan, hakim menggunakan pasal 8 sebagai dasar dalam pengambilan keputusan.

“Tentu saja ini berdampak terhadap putusan. Sehingga ini jadi salah satu dasar kami melakukan banding,” tandasnya.

Untuk diketahui, kasus pungli yang dilakukan Dwi Jatmiko terjadi pada Oktober 2016 lalu. Saat itu, terdakwa menjadi Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) wisata di Pos Jalur Jalan Lintas Selatan. Dia ditangkap oleh Tim Sapu Bersih (Saber) Polres Gunungkidul. 
Adapun barang bukti yang diamankan uang tunai sebesar Rp 9,5 juta, karcis masuk pariwisata hingga sejumlah dokumen yang dimiliki di TPR. (Bayu)

Related Post