​Ribuan Warga Tepus Rela Tidak Makan Demi Air

 

Foto: Ist

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sejak lima bulan yang lalu sumber air yang ada di Desa Tepus mulai mengering. Akibatnya dalam musim kemarau ini sebanyak 2.369 kepala keluarga terdampak kekeringan.
Kasi Pelayanan desa Tepus, Salip Sasmito mengatakan, wilayahnya sudah sejak lama mengalami kekeringan.

Sudah lima bulan yang lalu sumber air yang ada di Desa Tepus mulai mengering. Warga pun kesulitan mencari air hingga akhinya rela untuk tidak makan lantaran uang yang dia peroleh dari hasil kerjanya dipergunakan untuk membeli tangki.

“Warga kami kesulitan mencari air, karena kekeringan ini sudah beberapa bulan ini begini,” ujarnya kepada Gunungkidulpost.com, Kamis (21/90/2017).

Salip mengatakan, terdapat 2.369 kepala keluarga yang tinggal di 20 Padukuhan di Desa Tepus.

Sebanyak 912 di antaranya masuk KK kurang mampu.

Warga kurang mampu ini yang paling terdampak kekeringan ini.

“Beberapa warga bahkan terpaksa menjual ternak atau perhiasannya, untuk dapat membeli air,” jelasnya.

Menurut dia, untuk bantuan air bersih pun jarang menyentuh sampai Desa Tepus. Pihaknya berusaha berkomunikasi dengan pemerintah untuk dapat memberikan bantuan air bersih kepada warga.
Selain itu, pihaknya juga mengusulkan agar pemerintah dapat memasang sambungan air bersih untuk mengurangi dampak kekeringan yang terjadi.

“Kami terus berkomunikasi dengan pihak swasta atau instansi agar menyalurkan bantuan ke sini,” tutupnya. (Bayu)

Related Post