​Tahun 2017, Kekerasan Seksual Menimpa Dua Gadis Desa

Ilustrasi.net

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pada Tahun 2017 ini kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Gunungkidul memang cukup memprihatinkan.

Selain satu kasus pada September 2017 ini, polisi juga mengungkap satu kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur pada Juli 2017.
Polisi berhasil meringkus YY(18) pelaku pencabulan hingga menyebabkan kehamilan sebut saja Mawar, salah seorang gadis berusia 17 dari Kecamatan Ngawen pada Juli 2017 lalu. 
Kanit UPPA Satreskrim. Polres Gunungkidul Ipda Gatot Sukoco, menjelaskan pada September 2017 ini, satu kasus pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi.

AK (22), warga Desa Pacarejo, Semanu, Gunungkidul dibekuk polisi setelah melakukan pencabulan terhadap gadis berusia 17 tahun hingga hamil beberapa bulan.

“Korban merupakan anak di bawah umur,” ujar Ipda Gatot Sukoco, Kamis (21/9/2017).

Maraknya kasus yang terjadi, pihaknya pun meminta kepada para orangtua untuk dapat mengawasi pergaulan anaknya. Sehingga terhindar dari perilaku menyimpang seperti narkoba hingga seks bebas.

“Kami menghimbau supaya orang tua selalu mengawasi pergaulan anaknya,” tuturnya.

Selain itu ia pun berharap sekolah melakukan sosialisasi, terkait bahaya narkoba dan pergaulan bebas, sehingga dapat dicegah sejak dini. 

“Sehingga dengan sosialisasi anak akan lebih tau bahaya pergaulan bebes dan ini wajib dilakukan oleh pihak sekolah,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post