10 Hal yang Perlu Kamu Ingat Jika Kamu Merasa Pikiranmu Buntu

808 views


Gunungkidulpost.com – Ada kalanya dalam hidup ini kamu merasa bahwa kamu gak sanggup lagi melakukan sesuatu atau memperjuangkan sesuatu. Sesuatu yang menjadi tujuan kita dalam bertindak memang nampak begitu indah dan menggiurkan, tapi kita harus dihadapkan dengan kenyataan bahwa jalan menuju ke sana gak semulus itu. Bukan kamu sendiri kok yang pernah merasa buntu dan seakan gak tahu harus berbuat apa lagi. Yang jelas, kamu gak boleh berdiam di tempat dan menyerah begitu saja. Daripada memutuskan untuk menyerah, ini sepuluh hal yang perlu kamu ingat.

Pepatah bijak sering terdengar bahwa jika kamu mengharapkan hasil yang berbeda, maka jangan terus-menerus melakukan hal yang sama. Ketika kamu merasa gak ada jalan keluar lagi, kamu perlu mencoba cara baru yang belum pernah kamu lakukan sebelumnya. Jangan berpikir keras soal hasilnya dulu, toh kamu belum benar-benar tahu bakal bagaimana jadinya karena belum pernah mencobanya. Siapa tahu hasilnya wow!

Berpikiran buntu memang manusiawi, tapi itu bukan menjadi alasan untuk diam dan tidak melakukan apa-apa. Karena kamu sedang buntu, kamu tidak perlu berpikir terlalu sistematis dalam waktu lama yang akan membuatmu semakin pusing. Begitu muncul ide walaupun sekecil-kecilnya, cobalah untuk langsung dilaksanakan, karena ide tanpa eksekusi itu hanya mimpi di siang bolong.

Wajar jika di tengah jalan kamu akan menghadapi banyak macam masalah menuju tujuanmu. Tapi kamu perlu bijak dalam memilih dan mengambil prioritas masalah mana yang perlu diselesaikan. Ibarat di tengah perjalanan antar kota dan kamu menemukan kecelakaan mobil, seseorang dengan motor mogok, dan lain sebagainya sementara kamu harus segera menolong sahabat terdekat yang sakit parah. Kamu gak bisa menjadi pahlawan ala film, kamu harus memilih prioritasmu, karena hidup memang untuk bermanfaat walau gak bisa menyenangkan semua orang.

Sebenarnya hampir sama dengan poin nomor 1, bedanya kali ini kamu merasa bahwa kamu sedang menuju tujuanmu padahal kamu tidak bergerak sedikitpun menuju ke sana. Semuanya jadi terasa seperti rutinitas dan tidak ada perkembangan yang lama kelamaan akan membuatmu bosan dan kehilangan semangat. Kalau kamu ingin sebuah perkembangan, kamu perlu berani untuk mengambil resiko yang lebih. Masih ingat kan dengan pepatah makin tinggi kamu memanjat pohon maka makin kencang goncangannya. Kamu mungkin sudah merasa nyaman mengambil kelapa dari bawah pohon menggunakan tongkat panjang, tapi kalau kamu berani ambil resiko memanjat hingga ke puncak maka kamu akan mendapatkan lebih banyak kelapa dalam waktu yang lebih singkat.

Merasa buntu bukan berarti itu akhir dari perjuanganmu, itu hanya akhir dari satu episode dari banyaknya episode yang harus kamu selesaikan sampai benar-benar di akhir cerita. Akhir dari episode itu menjadi awal cerita dari episode berikutnya. Seperti itulah jika diibaratkan sebuah serial televisi, mengawali episode yang baru maka kamu akan menemukan tokoh-tokoh baru dan jalan cerita yang baru juga bersama mereka.

Begitu kamu merasa buntu, buang semua kata pesimis dan negatifmu. Buanglah pikiran bahwa kamu gak pantas atau gak mungkin bisa mendapatkan apa yang telah kamu perjuangkan. Lihatlah ulang orang-orang sukses yang menjadi inspirasi terbesarmu. Mereka adalah manusia, mereka berada di bumi yang sama dan mereka melewati jalan hidup yang mungkin jauh lebih tidak mulus dibandingkan kamu. Kalau mereka bisa, kamu juga pasti bisa!

Kamulah yang paling mengerti dirimu sendiri dan apa yang nyaman bagimu. Selama itu gak merugikan orang lain, maka perjuangkanlah dan ikuti hati nuranimu. Orang lain hanya akan menilai apa yang nampak dari luarmu, mereka hanya akan melihat bahwa kamu nampak lelah, melihatmu terseok-seok ataupun terlihat sengsara penuh perjuangan. Orang lain gak bisa melihat seberapa besar impian dan tujuanmu serta seberapa besar itu bermakna sebagai arti hidupmu.

Ketika kamu merasa buntu karena sebuah kesalahan yang kamu lakukan, maka berdamailah dengan dirimu sendiri. Jika kamu melakukan kesalahan dengan orang lain, segera selesaikan sampai kamu merasa nyaman berjuang kembali. Saat masalah dengan orang lain sudah selesai tapi kamu masih tenggelam dalam rasa bersalahmu, kamu perlu belajar untuk move on. Yang terjadi biarlah terjadi, diambil pelajarannya saja. Begitu juga ke depannya, jangan terlalu parno dengan kesalahan lagi, itu akan menghambatmu. Yang terjadi, ya terjadilah.

Ketika kamu sudah berharap bahwa sudah saatnya kamu mendapatkan hasil tapi ternyata belum, jangan membebani dirimu sendiri dengan amarah. Kecewa itu wajar, tapi semua ada masanya dan ada Yang Maha Menentukan. Percaya bahwa kamu akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik dari yang kamu harapkan dalam kondisi yang juga jauh lebih baik. Sehingga nantinya perasaanmu akan lebih gembira dan memorable ketika mendapatkannya. Sesuatu yang nampak seperti “kegagalan” itu bermakna lho, orang sukses didengarkan saat sharing, karena dia menceritakan juga kegagalan-kegagalannya dan bagaimana caranya dia bangkit dari itu. Coba misalnya jalannya dia mulus-mulus saja, yakin kamu masih mau mendengarkan motivasi dari dia?

Percayalah bahwa usahamu tinggal sedikit lagi untuk mencapai garis finish yang kamu harapkan. Kerahkan semua kemampuan maksimalmu dan teruslah semangat. Jangan melihat berlian yang sudah didapatkan oleh orang lain, bisa jadi saat kamu menggali sedikit lagi malah kamu akan mendapatkan berlian yang jauh lebih besar dan lebih banyak. Kuncinya itu, percayalah, tinggal sedikit lagi!

Tetap fokus, konsisten dan persisten pada perjuanganmu ya. Rasa buntu atau bahkan kegagalan itu wajar dan dialami oleh semua orang, justru ketika kamu bangkit dan terus melaju itu akan jadi momen berharga yang bisa kamu ceritakan ke orang lain. Belajar itu seumur hidup dan tiap pelajaran pasti ada bagian sulitnya. Setelah kamu belajar untuk menghadapi soal yang sulit, maka kamu berkembang jadi lebih baik. Ya, saat ini kamu sedang berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

Referensi : http://www.idntimes.com/bayu/10-hal-yang-perlu-kamu-ingat-jika-kamu-merasa-pikiranmu-buntu

Related Post