12 Persen PAD Gunungkidul Diperoleh Dari Pariwisata

image

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Gunungkidul menargetkan kontribusi lebih dari sektor pariwisata.

Kenaikan target PAD 2018 ini juga diiringi dengan peningkatan PAD dari sektor pariwisata yang menjadi andalan dari Pemkab Gunungkidul.

Pada tahun 2017 ini target PAD dari sektor pariwisata sebesar Rp 25 Miliar. Namun tahun 2018 mendatang, PAD dari pariwisata ditargetkan naik menjadi Rp 27,1 Miliar, atau sekitar 12 persen.

“Kami ditargetkan dari sektor pariwisata, menjadi Rp 27,1 Miliar,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono kepada Gunungkidulpost.com, Kamis (7/9/2017).

Lanjut Harry, Jumlah ini hanya berselisih Rp 2,1 Miliar jika dibandingkan target PAD pariwisata pada tahun 2017.
Pihaknya optimis dapat mencapai target ini. Dillihat potensi Peningkatan PAD pariwisata ini ditambah dengan bertambahnya retribusi di beberapa titik destinasi wisata.

“Kami upayakan dapat tercapai dengan mengalihkan beberapa destinasi wisata menjadi penarikan retribusi,” bebernya.

Sementara itu salah satu pelaku usaha asal Wonosari, Sigito menuturkan, peningkatan jumlah wisatawan yang hadir di Gunungkidul merangkak semakin naik. Namun hal itu masih terdapat polemik pagi para pengujung khususnya di wilayah pantai selatan Gunungkidul.

“Salah satu polemiknya yakni tarif parkir di beberapa destinasi pantai selatan masih semrawut. Pengunjung bahkan banyak yang mengeluh lantaran saat mengunjungi di satu pantai dan ditarik uang parkir lebih dari satu kali,” tuturnya.

Hal itu menurut Sugito akan mencoreng citra pariwisata di Gunungkidul. Sehingga dirinya berharap Pemkab lebih tegas menertibkan praktek pungutan liar dikawasan parkir pantai selatan.

“Kalau dibiarkan terus menerus akan mencoreng citra pariwisata. Kami harap Pemkab tegas menangani masalah parkir ini,” pungkasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post