16 Desa Budaya Unjuk Kreatifitas

1035 views

image

Semarak desa budaya. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sebanyak 16 Desa Pendamping di Gunungkidul unjuk kreatifitas kesenian budaya dalam rangka mewujudkan potensi kegiatan kebudayaan yang berlangsung di Lapangan Piyaman, Wonosari, Sabtu (19/11/2016). 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Gunungkidul, Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan, camat, kepala desa, pera rintisan desa budaya, dan seniman berlangsung meriah.

Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan, setelah DIY ditetapkan dengan undang-undang keistimewaan sebagai daerah kaya akan budaya, maka kegiatan gelar potensi 16 desa pun mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan. Menurutnya, potensi kegiatan gelar budaya ini merupakan wujud dari semangat warga akan untuk meningkatkan nilai kesenian budaya. 

“Gelar budaya ini sebagai bukti nyata warga yang ingin terus mempertahakan dan meningkatkan kesenian dan kebudayaan,” katanya kepada Gunungkidulpost.com.

Dia menuturkan, dalam gelar budaya ini ada lima kegiatan yang berhasil ditampilkan. Kelima jenis kegiatan tersebut antara lain, adat dan tradisi, kesenian dan permainan tradisional, bahasa sastra dan aksara, kerajinan kuliner dan pengobatan tradisional, serta penataan ruang dan bangunan warisan bidaya.

“Ke 16 desa yang terpilih menjadi desa pendamping ini telah dinilai oleh tim akreditasi DIY dan nantinya status desa tersebut menjadi desa berbasis budaya,” paparnya.

Badingah berharap, dengan adanya desa budaya ini diharapkan nantinya menjadi barometer sentral kesenian, kerajinan, dan kebudayaan. Sehingga dapat terus dilestarikan oleh semua warga masyarakat Gunungkidul.

“Harapan kami dengan adanya gelar desa budaya ini mammpu meningkatkan kreatifitas dan potensi budaya untuk selalu dapat dipertunjukan di muka umum. Hal itu guna mempertahankan predikat desa budaya yang selama ini sudah kita raih,” pungkasnya. (Bayu)

desabudaya

Related Post