16 Desa Buka Pelayanan Latika

162 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Untuk memudahkan masyarakat dalam kepengurusan dokumen kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Gunungkidul membuat trobosan membuka yakni dengan Pelayanan penerbitan akte kelahiran, akte kematian, kartu keluarga, dan KIA (Latika) melalui Desa.

Sudah ada 19 Desa yang telah melakukan perjanjian kerja, 16 Desa diantaranya telah membuka pelayanan dan 3 Desa sedang proses Bimtek.

Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Gunungkidul, Markus Tri Munarja, menuturkan adanya pelayanan Latika melalui desa bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan.

“Beberapa pemerintah desa sudah bersinergi untuk pelayanan Latika melalui Desa yang telah bekerjasama dengan Dukcapil,” ungkapnya saat diwawancara Gunungkidulpost.com, Jumat (13/9/2019).

Markus menambahkan hal yang menjadi kendala adanya pelayanan Latika adalah jarak antara Desa yang tersebar di Gunungkidul dengan Dukcapil.

“Mungkin yang menjadi masalah adalah zona area Kabupetan Gunungkidul yang cukup luas,” ujarnya.

Dirinya berharap dengan adanya Pelayanan Latika di Desa masyarakat dapat lebih dekat dalam kepengurusan dokumen kependudukan, dan menjadikan masyarakat sadar administrasi kependudukan.

“Adanya layanan tersebut masyarakat akan lebih senang karena pelayanan lebih dekat. Dan terwujudnya ekositem Gerakan Indoneisa Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) yang mantap,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kerjasama dan Inovasi Pelayanan, Ruspamilu Yulianta, mengatakan banyak desa yang telah malakukan pelayanan saat ini. Namun ada 3 desa yang masih bimtek.

“Masih ada tiga desa yang masih dilakukan bimtek,” urainya.

Yuli menambahkan, untuk proses pelayanan Latika cukup mudah yang penting kejadian kelahiran atau kematian tidak lebih dari 5 hari, cukup melapor di Desa dengan membawa dokumen atau syarat-syarat sesuai permohonan.

“Akan dilayani oleh operator Desa, dokumen akan discan untuk selanjutnya secara daring akan langsung diproses di Dukcapil. Setelah server elektronik selesai maka akan terbit dokumen yang diurus. Dan petugas desa bisa langsung mengambil dokumen yang di terbitkan oleh Dukcapil tersebut dengan membawa berkas dokumen yang diterima dari pemohon,” pungkasnya. (Falentina)

Related Post