20 Warga Gunungkidul Tewas Mengenaskan

image

Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Selama tahun 2017, kasus bunuh diri di Kabupaten Gunungkidul, terus bertambah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Gunungkidulpost.com, total ada 20 orang bunuh diri dan 2 orang malakukan percobaan. Terakhir, hari Sabtu (8/7/2017), T (63) warga Desa Bleberan, Kecamatan Playen. 

“Selama 2017, total sudah ada 20 kasus bunuh diri, ini menjadi keprihatinan semua pihak,” kata kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Ngadino kepada Gunungkidulpost.com

, Senin (10/7/2017)

Pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui bhabinkamtibmas yang ada di setiap desa.

“Kita terus mensosialisasikan pencegahan bunuh diri,” imbuhnya.

Sementara itu, Relawan LSM imaji (Inti Mata Jiwa), Sigit Wage Dhaksinarga, mengatakan, melihat data tahun 2017 angka bunuh diri tak lagi didominasi usia tua. Namun sudah ke usia produktif antara 25-50 tahun.

Penyebab kasus bunuh diri cukup kompleks, namun memang kasus depresi merupakan penyebab utama bunuh diri. Wage yang sudah melakukan penelitian sejak tahun 2010 melihat kasus bunuh diri di Gunungkidul tidak bisa dilihat dari ekonomi dan religius.

“Melihat tren angka bunuh diri Tahun 2017 ini bergeser yakni usia produktif,” jelasnya.

Dia menambahkan, melihat kasus tersebut perlu adanya pendampingan secara masif kepada masyarakat terutama yang berpotensi bunuh diri. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post