Ribuan Hektar Lahan Di  Gunungkidul Menjanjikan

221 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Guna mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Gunungkidul, Kementrian Pertanian terus mendorong peningkatan produksi padi.
Produksi padi di bulan Desember 2017 di atas lahan seluas 1,1 juta hektar menghasilkan 6 juta ton gabah kering giling atau 3 juta ton beras.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementrian Pertanian RI Momon Rusmono mengatakan, semula di Bulan November hingga Januari selalu identik dengan masa paceklik, pola pikir tersebut mulai sekarang harus dirubah.

“Artinya capaian 3 juta ton beras mampu mencukupi kebutuhan nasional sebesar 2,6 juta ton. Sehingga masih surplus 0,4 juta ton beras. Pemerintah tidak perlu melakukan impor beras,” katanya saat menghadiri acara Panen Raya Padi Segreng di Bulak Dusun Melikan, Kecamatan Rongkop, Selasa (09/01/2018).

Dia menuturkan, panen di lahan seluas 25 hektar ini rata-rata produksinya mencapai 5,1 kg Gabah Kering Giling (GKG). Lebih lanjut, peningkatan luas tanam musim kering Juli – Septemebr merupakan solusi permanen dari dampak Upaya Khusus (Upsus).

“Ini sangat perlu didorong untuk membantu pemerintah dalam mengatasi pencegahan impor beras,” tuturnya.

Momon Rusmono menambahkan, Upsus yang dilaksanakan ternyata mampu mendongkrak luas tanam secara nasional. Catatan Kementrian Pertanian pada Juli-September 2017 mencapai 1,1 juta hektar per bulan.

“Ini naik dua kali lipat sebelum ada program upsus hanya 500 ribu hektar per bulan,” tutupnya. (Bayu)

Related Post