22 Warga Gunungkidul Tewas Mengenaskan

34 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari –
Hingga bulan Oktober tercatat ada 22 kasus gantung diri di wilayah Gunungkidul. Kebanyakan korban melakukan gantung diri karena mengidap penyakit yang tak kunjung sembuh.

Kasub Bag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Anang Prastawa saat dihubungi wartawan, Rabu (31/10/2018) sore mengatakan hingga saat ini tercatat sudah 22 korban gantung diri.

“Dari bulan Januari sampai bulan ini (Oktober) ada 22 korban gantung diri, 22 itu sudah termasuk yang tadi pagi (Dua korban gantung diri di Ngawen dan Tanjungsari),” kata Iptu Anang Prastawa.

Anang mengatakan, jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2017 dengan jumlah korban gantung diri sebanyak 35 orang.

Anang menyebut Kecamatan Tepus sebagai kecamatan yangterbanyak kasus gantung diri di Gunungkidul.

“Di Kecamatan Tepus 3 (orang korban gantung diri), kalau Kecamatan lainnya merata, hanya satu-satu begitu,” jelasnya.

Selain itu, dari data yang dimiliki pihaknya ternyata rata-rata korban gantung diri sudah menginjak usia tua. Terlebih para korban kebanyakan mengidap penyakit menahun.

“Untuk penyebab banyaknya kasus gantung diri rata-rata karena korban yang sudah tua mengidap penyakit dan tidak sembuh-sembuh,” paparnya.

Anang, menuturkan pihaknya telah berupaya untuk menekan angka kasus gantung diri di Kabupaten Gunungkidul.

“Kami sudah sering melakukan sosialisasi dan penyuluhan melalui fungsi Binmas. Dengan upaya-upaya tersebut semoga ke depannya angka gantung diri di Gunungkidul menurun,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post