29 SMA / SMK Gunungkidul Tetapkan Lima Hari Sekolah

322 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sebanyak 29 sekolah SMA / SMK di Gunungkidul menyelenggarakan program lima hari sekolah mulai Selasa (2/1/2018) lalu.
Kebijakan ini sebagai tindak lanjut dari Permendikbud nomor 87 tahun 2017 dipasal 9. Dari total 46 SMA/SMK yang ada di Gunungkidul baru sebanyak 29 sekolah yang menyelenggarakan lima hari sekolah.

“Sudah diberlakukan untuk SMA dan SMK di Gunungkidul, namun belum semuanya menyelenggarakan program lima hari sekolah untuk semester dua di tahun pelajaran 2017-2018 ini baru ada 28 sekolah,” kata Kepala Balai Dikmen Gunungkidul Sukito kepada Gunungkidulpost.com, Kamis (4/1/2018).

Dia mengatakan ada 12 SMA dan 17 SMK di Gunungkidul yang siap menerapkan kebijakan tersebut. Secara umum, seluruh komponen, baik siswa, guru, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat menyambut positif penerapan lima hari sekolah. 

Dia menjelaskan, selama lima hari sekolah siswa akan mengikuti kegiatan belajar mengajar selama 11 jam sehari, dari pukul 07.00 sampai 16.00 WIB.

Sedangkan hari Sabtu dan Minggu libur yang diharapkan bisa mengoptimalkan komunikasi antara siswa dengan orang tua masing-masing.

Ia mengklaim, dengan kebijakan ini maka hak-hak anak akan terpenuhi, dari hak mendapat pelajaran, beribadah, bermain, istirahat dan akan lebih dekat dengan orang tua. 

“Siswa yang full day berada di sekolah akan mengurangi dampak kenakalan remaja, misalnya vandalisme, geng motor, tawuran dan sebagainya. Seluruh kegiatannya akan terpantu, tanpa mengurangi hak-hak anak,” paparnya.

Pihaknya juga membebaskan sekolah yang akan menyelenggarakan berbagai kegiatan ekstrakulikuler sesuai dengan minat dan bakat siswa baik sepanjang lima hari sekolah maupun jika ingin menyelenggarakan pada hari Sabtu. 

Sementara itu, Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskoro Aji mengatakan, pihaknya belum mewajibkan sekokah yang ada di DIY untuk menyelenggarakan lima hari sekolah. Sekolah yang mampu diperbolehkan untuk mengikuti program tersebut.

“Pelaksanaan lima hari sekolah belum diwajibkan dan bagi yang belum mampu ya disilahkan untuk tetap bertahan dengan sistem enam hari,” tutupnya. (Bayu)

Related Post