30 Warga Gunungkidul Bunuh Diri Dengan Menggantung

723 views

Ilustrasi. Net



​Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kasus bunuh diri di Kabupaten Gunungkidul, cukup tinggi. Tercatat selama 2016 kasus menggantung mencapai 30 orang. 

Kapolres Gunungkidul AKBP Nugrah Trihadi mengatakan, perjalanan selaa setahun kasus mengakhiri hidup dengan cara menggatung ada 30 orang. Hal itu menambah rentetan jumlah kasus dengan cara keji ini harus menjadi PR dari beberapa pihak. Selain itu sebanyak 3 orang melakukan percobaan bunuh diri yang berhasil digagalkan oleh warga. 

“Tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya atau tahun 2015 terdapat 28 orang melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Selasa (3/1/2016).

Menurut Nugrah, di tahun 2016 kemarin paling banyak dilakukan oleh warga di kecamatan Semanu yang mencapai sebanyak enam orang. Selanjutnya kecamatan wonosari tercatat dalam satu tahun lima orang warganya juga melakukan aksi nekat gantung diri. 
“Kejadian tersebut paling banyak terjadi dikecamatan Semanu,” ucapnya.

Sementara itu, Psikiater Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari Ida Rochmawati mengatakan, penyebab bunuh diri sebagian besar karena depresi. Depresi adalah gangguan jiwa yang merupakan gangguan suasana hati dimana seseorang menjadi murung, mudah lelah dan hilang minat. Pada depresi berat dapat muncul ide untuk melakukan aksi bunuh diri.
“Akan lebih baik memberikan pertolongan, karena dengan mengucilkan mereka membuat kondisi penderita jadi semakin parah,” bebernya.
Ia mengatakan pentingnya koordinasi lintas sektoral untuk bersama menanggulangi kasus bunuh diri yang masih menjadi topik utama kasus diwilayah Gunungkidul. 
“Antisipasi kejadian bunuh diri dengan sosialisasi tentang penting kesehatan jiwa,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post