306 Wisatawan Pantai Selatan Tersengat Ubur-ubur

101 views

Gunungkidulpost.com – Tanjungsari – Jumlah korban sengatan ubur-ubur atau impes hingga Sabtu (8/6/2019) kemarin, di pantai selatan Gunungkidul, terus bertambah.

Pihak Search and Rescue Perlindungan Masyarakat (SAR Linmas) Korwil ll Pantai Baron, merilis jumlah korban yang terkena ubur-ubur penyengat saat ini sebanyak 306 orang.

Sekretaris SAR Satlinmas Korwil ll Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan, sejak Senin (3/6/2019) lalu, banyak wisatawan berlibur yang berkunjung ke Pantai Gunungkidul terkena sengatan. Para wisatawan luar daerah maupun Gunungkidul yang terkena sengatan ubur-ubur ini tersebar di sepanjang beberapa pantai di Gunungkidul. Dari perhitungan SAR jumlah korban tercatat 306 orang.

“Hari Senin lalu itu ada 35 orang, Selasa ada 7 orang, Rabu ada 2 orang, Kamis ada 95 orang, Jum’at ada 38, dan sabtu kemarin ada 139 orang, jadi total keseluruhan ada 306 orang,” ujarnya Minggu (9/6/2019) siang.

Surisdiyanto mengatakan, pihaknya selalu mengimbau kepada wisatawan agar tidak mandi di laut karena saat ini musim ubur-ubur menepi. Selain itu ia juga sudah memasang rambu-rambu larangan untuk bermain air dilaut. Namun, peringatan tersebut seakan tidak pernah dihiraukan wisatawan. Akibatnya ratusan wisatawan tersengat ubur-ubur, dan kebanyakan anak-anak dan ibu-ibu yang tersengat ubur-ubur.

“Mereka mengeluhkan panas, seusai tersengat ubur-ubur,” ujar dia.

Ia menyebutkan, korban yang terkena sengatan ubur ubur berada di kaki, paha, tangan dan tubuh. Korban langsung diberi air hangat sebagai penanganan awal.

“Kita siapkan air panas sebagai awal penanganan,” jelasnya.

Ia juga menghimbau kepada wisatawan agar selalu berhati-hati saat bermain air di pantai. Pasalnya, ubur-ubur saat ini sedang menepi.

“Semoga hari ini tidak ada korban lagi yang tersengat ubur-ubur,” pungkasnya. (Heri)

Related Post