36 Desa Butuh Air Bersih, Ini Harapan Warga

130 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Memasuki musim kemarau, dibeberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Gunungkidul mengalami kekeringan.

Akibatnya dampak dari kekeringan tersebut masyarakat membutuhkan droping air bersih.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul wilayah yang terdampak kekeringan diantaranya kecamatan yakni Girisubo, Tepus, Paliyan, Panggang, Purwosari, dan Rongkop.

Kepala Pelaksana BPBD Edy Basuki mengatakan setiap hari sudah melakukan mengirim air bersih ke kecamatan-kecamatan yang membutuhkan total ada 36 desa yang membutuhkan dropping air.

“Satu hari mengirim 6 tangki tiap tangki berisi 4 rit total ada 24 rit. pengiriman sudah dilakukan setiap hari, libur hanya saat hari Jumat karena bertepatan dengan hari raya Idul Fitri saja pada hari senin setelah Idul Fitri dilakukan kembali dropping air,” katanya kepada wartawan, Minggu (24/6/2018).

Edy mengatakan saat ini data jumlah berapa jiwa yang terdampak kekeringan masih dalam tahap perekapan.

“Untuk data saat ini ada 36 desa yang mrngalami kekeringan, untuk jumlah berapa jiwa yang terdampak kekeringan masih dalam tahap perekapan,” terangnya.

Selanjutnya ia mengatakan sementara ini belum ada permintaan tambahan dari masyarakat terkait dropping air ini.

“Belum ada permintaan tambahan serta saat ini ada beberapa wilayah seperti di padukuhan Kenteng, beberapa dusun sudah dialiri air melalui sumur sehingga jumlah jiwa yang terdampak kekeringan berkurang,” tuturnya.

Sementara itu warga Rongkop Edy Kristanto mengatakan saat ini pihaknya telah membeli air melalui swasta sejumlah 4 kali.

“Pertangki seharga 120 ribu dan selama ini tidak mengalir,” ucapnya.

Ia berharap pemerintah dapat memberikan solusi karena bantuan seperti dropping air ini hanya bersifat situasional saja.

“Harapan kedepannya pemerintah dapat memberikan solusi,” tutupnya. (G1)

Related Post