50 Desa Serentak Terima Penghargaan

27 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sebanyak 50 desa yang ada di Gunungkidul menerima penghargaan. Penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tersebut dinilai lantaran tertib dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kepala Bidang Pelayanan, Penagihan dan Pengendalian, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Gunungkidul, Supriyatin mengatakan ke 50 desa tidak hanya mendapatkan penghargaan tetapi juga diberikan uang pembinaan.

“Uang pembinaan berbeda-beda tiap desanya ada tiga kriteria dalam memberikan uang pembinaan pertama adalah kecepatan pelunasan PBB, kedua Jumlah pokok ketetapan PBB perkotaan dan pedesaan (P2) yang dikelola, ketiga jumlah objek pajaknya,” paparnya, Rabu (7/11/2018).

Menurutnya pembayaran PBB P2 di tiap-tiap desa tidak serta merta mulus berjalan tetapi ada beberapa kendala yang ditemui oleh desa-desa.

“Kendalanya seperti ada objek pajaknya tetapi desa tidak mengetahui siapa yaang menjadi wajib pajaknya, untuk itu kami ke depan berupaya jika wajib pajak akan menjual objek pajaknya seperti tanah,” papar dia.

Pihaknya pada tahun 2019 mendatang tidak hanya akan memberikan penghargaan kepada desa saja tetapi akan memberikan penghargaan kepada wajib pajak langsung.

“Di daerah lain seperti Kabupaten Bantul sudah memberikan penghargaan ke wajib pajak, tahun depan rencananya kami akan memberikan penghargaan secara langsung,” jelasnya.

Supriyatin mengatakan dengan pemberian penghargaan untuk wajib pajak bertujuan untuk merangsang wajib pajak untuk membayarkan pajak pada tiap tahunnya.

Ia menjelaskan pada tahun ini total pendapatan pajak mencapai Rp 18.554.932.291 sedangkan untuk target tahun realisasi pajak Rp 18.909.000.000

“Sudah mendekati target yang ditentukan,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala desa Bendung, Didik Rubiyanto mengatakan penghargaan pajak berkat dari partisipasi warga masyarakat walaupun ada beberapa kendala yang ditemui.

“Desa Bendung mendapatkan penghargaan penerimaan PBB, peran pemerintah desa sangat penting dalam perannya memungut PBB dari masyarakat,” pungkasnya. (Heri)

Related Post