7 Tokoh Dilirik PDIP Dipanggung Pilkada

142 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – DPC PDIP Gunungkidul secara resmi menutup proses pendaftaran bakal calon Bupati Gunungkidul. Hingga pendaftaran ditutup, ada 7 tokoh masyarakat yang mendaftar untuk maju dalam bursa Pilkada Gunungkidul.

Nama-nama yang mendaftar untuk menjadi calon bupati dari PDIP adalah dua orang perwira TNI yakni Mayor Sunaryanta dan Kolonel Tugiman, kemudian Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) DIY, Bambang Wisnu Handoyo.

Ada pula salah seorang kerabat Kraton Yogyakarta, RM Kukuh Hestriasning dan mantan Kepala BKAD Gunungkidul, Supartono.

Ketua DPC PDIP Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, pendaftaran bakal calon sudah resmi ditutup.

“Dari hasil penjaringan ini akan kami usulkan ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi,” kata Endah.

Dia mengaku, selain ketujuh tokoh yang masuk dalam draf bursa pilkada, ada pula nama-nama yang sempat mengambil berkas formulir pendaftaran diantaranya, anggota DPRD Gunungkidul, Sugito; anggota DPRD DIY, Wahyu Pradana Ade Putra; Kepala Dinas DP3AKBPMD Gunungkidul, Sudjoko; Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rosyid; serta Sekretaris DPC PDIP Gunungkidul, Suwarta.

“Namun setelah penutupan hanya ada tujuh yang akan kami usulkan,” ucap Endah.

Sementara itu, Tokoh PDIP DIY Bambang Kresnadi saat ditemui Gunungkidulpost.com, beberapa waktu yang lalu mengatakan dirinya menghimbau kepada jajaran pengurus DPC untuk tidak gegabah mengusulkan paselon yang akan diusung oleh partai besutan Megawati. Lebih lanjut, bambang menginginkan adanya penjaringan secara terbuka dengan semua kader dan simpatisan.

“Sebelum diusulkan alangkah baiknya calon-calon yang akan diusulkan ke pusat ditaringkan dulu untuk pemaparan visi misi program kedepan kalau perlu dihadapan kader PDIP. Sehingga tau calon yang mana yang pantas diusung oleh PDIP,” ucapnya.

Bambang berharap, dalam panggung Pilkada 2020 ini khusunya PDIP benar-benar selektif dalam menentukan paselon. Sehingga kegagalan di tahun 2014 lalu tidak akan terjadi.

“Harapan kami PDIP lebih selektif dan jangan sampai kegagalan Pilkada terulang lagi,” tutupnya. (red)

Related Post