Payah….118 Sekolah Masih Dibawah Standar Pelayanan Minimal

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Gunungkidul, Bahron Rasyid. (Foto: Istimewa)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sebanyak 118 sekolah di Gunungkidul, baik SD/MI ataupun SMP/MTs masih belum memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan Dasar (Dikdas) yang ditetapkan pemerintah.
Sekolah tersebut belum memiliki fasilitas pendidikan yang mencukupi untuk peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rasyid mangatakan, ada sekitar 16 persen atau 118 sekolah yang ada di Gunungkidul, masih di bawah SPM Pendidikan Dasar.

“Berdasarkan data yang ada sekitar 16 persen dari SD/MI, SMP/MTs yang ada di Gunungkidul masih di bawah SPM,” kata Bahron kepada Gunungkidulpost.com, Selasa (12/9/2017).

Bahron mengatakan, sejumlah sekolah yang masih di bawah SPM Dikdas ini masih mengalami kekurangan fasilitas sekolah, misalnya ruangan kelas yang belum dilengkapi dengan meja, kursi yang cukup untuk sarana belajar siswa.

“Mereka masih kekurangan fasilitas sekolah, seperti ada beberapa sekolah yang masih menggunakan satu meja untuk tiga siswa, namun yang disyaratkan hanya satu siswa satu meja,” ujar Bahron.

Lebih lanjut, pihaknya akan segera melakukan perbaikan terhadap sekolah-sekolah yang masih mengalami kekurangan tersebut.
Namun ketersediaan anggaran untuk pendidikan yang terbatas membuat perbaikan tidak dapat dilakukan satu waktu.

“Kami membutuhkan setidaknya Rp 22,7 Miliar untuk memperbaiki kekurangan SPM Dikdas yang ada di sekolah-sekolah tersebut, sementara anggaran kami terbatas,” papar Bahron.

Dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2013 Tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar di kabupaten/kota banyak standar pelayanan minimal pendidikan dasar yang harus dipenuhi oleh sekolah di Gunungkidul yakni kelayakan dan kelengkapan dan kualitas tenaga pendidik masih minim. (Bayu)

Related Post