Absen Ganda Akan Jadi ‘Momok’ ASN Gunungkidul

image

Sekda Gunungkidul, Drajad Ruswandono. (Foto: Istimewa)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Demi meningkatkan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Gunungkidul akan memberlakukan absensi ganda.

Hal itu untuk memonitoring dan memperketat absensi kehadiran mereka.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunungkidul, Drajad Ruswandono mengatakakan akan mulai memberlakukan sistem absensi ganda. Setiap ASN nantinya akan diminta untuk melakukan absensi kehadiran melalui sistem digital dan juga manual.

“Selain menggunakan sistem digital  kami juga memanfaatkan absensi kehadiran dengan cara pencatatan manual,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Senin (4/9/2017).

Menurut dia selama ini tingkat kehadiran ASN memang cukup baik. Namun demikian hal itu perlu ditingkatkan lagi, salah satu upayanya adalah dengan memperketat absensi melalui sistem ganda. Dengan begitu diharapkan para ASN tidak akan dapat membolos tanpa alasan yang jelas.

“Sejauh ini kami terus melakukan pemantauan terhadap ASN di sejumlah OPD. Setiap pagi disaat mulainya jam kerja,” bebernya.

Pihaknya pun kerap keliling ke sejumlah kantor OPD. Langkah demikian dilakukan karena merubah pola pikir disiplin dinilainya tidak mudah, tidak serta merta dan harus ada contoh absensi dari atasan.

“Untuk urusan ini (absensi) saya ketat. Absensi orang perorang ada nilainya,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Gunungkidul Suharno mengapresiasi langkah Pemkab untuk memperketat absensi. Selain itu dirinya berharap ASN yang keluyuran disaat jam kerja wajib jika tidak mengantongi kelengkapan ijin haruslah di tangkap dan dilakukan pembinaan.

“Kami sangat mendukung absensi lebih ketat. Dan harapan mendatang tidak hanya absensi namun ASN yang keluyuran silahkan ditangkap,” pungkasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post