ACT Tak Henti-hentinya Sumbang Droping Air Untuk Warga Gunungkidul

107 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sebanyak 12 armada truk tangki air bersih diterjunkan oleh lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk membantu warga terdampak kekeringan di Kabupaten Gunungkidul, Jumat, (9/8/2019).

Acara yang digelar di halaman Bangsal Sewoko Projo itu berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dengan dihadiri oleh Bupati Gunungkidul, Hj Badingah, Kepala BPBD Gunungkidul dan mitra donatur yang telah ikut serta dalam program Humanity Mobile Water Tank.

Kepala Cabang ACT DIY, Bagus Suryanto menyampaikan, pada prinsipnya ini merupakan kegiatan droping air bersih yang berjalan sejak bulan Juni lalu sekaligus merupakan droping air yang ke -15.

“Semoga program ini bisa memenuhi kebutuhan air masyarakat Gunungkidul, sekaligus ini sebagai peresmian program humanity mobile water tank” kata Bagus.

Bagus mengatakan, program droping air bersih bukan merupakan solusi bagi masalah kekeringan tahunan yang melanda Gunungkidul. Akan tetapi hal itu merupakan tuntutan lembaga yang bergerak di bidang kemanusiaan.

“Droping air bersih adalah bentuk respon darurat kita untuk menyediakan air bagi masyarakat, tentunya kita tidak tinggal diam ketika melihat ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan air atau terpaksa menjual hasil ternak hanya untuk membeli air untuk kebutuhan sehari hari,” tambahnya.

Selain program droping air bersih, secara perlahan ACT melalui brand Global Wakaf juga membangun belasan sumur wakaf di Kabupaten Gunungkidul untuk mengatasi permasalahan kelangkaan air.

Hingga saat ini sumur wakaf yang sudah terbangun di Kabupaten Gunungkidul dan sekitarnya sudah 18 titik. Rencana kedepan, dari ACT akan terus membangun dua sumur setiap bulan. Adapun biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 50 Juta per sumur dengan kedalaman antara 50-100 meter berikut beserta instalasinya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah menuturkan, di Gunungkidul saat ini yang terpapar kekeringan ada di 14 kecamatan dan sekitar 134 ribu jiwa terdampak.

“Saat ini memang PDAM belum mampu sepenuhnya menjawab persoalan kekeringan karena berbagai hal, untuk itu saya mengapreasiasi langkah ACT yang turut peduli atas bencana kekeringan yang melanda Gunungkidul,” ucap Badingah.

Acara pelepasan iring-iringan truk tangki dilakukan dengan mengangkat bendera oleh Kepala Cabang ACT DIY serta Bupati Gunungkidul.

Setelah dilepas, sebanyak 12 truk tangki langsung melakukan droping air bersih di Kecamatan Nglipar, Patuk, Gedangsari, Semin, Ngawen, Karangmojo, Ponjong, Tepus, Rongkop, Tanjungsari, serta Semanu. (Santi)

Related Post