Adanya Program 5 Hari Sekolah, Begini Usulan Dewan

209 views

(Foto: Ilustrasi)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Penerapan lima hari sekolah yang dicanangkan oleh Kementrian Pendidika n Dan Kebudayaan belum semuanya berjalan dengan baik.
Pasalnya tidak semua sekolah baik SMA / SMK yang ada di Gunungkidul serentak menyelenggarakan program tersebut.

Hal itu membuat kalangan dewan harus ikut andil dalam menyoroti kebijakan tersebut.

Anggota Komisi D DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho berpendapat, secara regulasi kewenangan realisasi kebijakan sekolah lima hari ada di Provinsi DIY. Akan tetapi secara sosial pihaknya merasa bertanggungjawab untuk turut campur dalam pelaksanaan ini.

“Apakah semua pihak yang terlibat dalam penerapan sekolah lima hari sudah tidak bermasalah,” tanya Heri.

Misalnya, kesiapan SDM guru, sarana dan prasarana, kemudian peserta didik dan yang lain. Secara pribadi politisi Golkar ini menyayangkan penerapan kebijakan lima hari sekolah.

“Kenapa lima hari sekolah, sosialiasi anak dengan keluarga dan lingkungan menjadi berkurang. Terlebih ilmu sekolah tidak bisa diterapkan dalam kehidupan masyarakat,” ucapnya saat dihubungi Gunungkidulpost.com, Jumat (5/1/2017).

Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang wali murid di salah satu sekolah swasta di Wonosari, Supardi ia merasa keberatan dengan program lima hari sekolah. Hal itu lantaran anak mudah merasa capek jika pulang sekolah hingga sore hari.

“Melihat kondisi anak saya sangat prihatin jika mengikuti pelajaran di sekolah harus sampai sore hari. Anak saya pun juga sering mengeluh karena pembelajaran hingga sore hari tidak efektif,” ungkapnya. (Bayu)

Related Post