Agen Dan Pangkalan Dilarang Keras Ubah Harga Gas Melon

36 views

Gunungkidulpost.com – Playen – Pasca digruduknya pangkalan gas di SPBU 14, Desa Playen 1, Kecamatan Playen, oleh warga pada Senin (23/7/2018) kemarin membuat sejumlah pejabat angkat bicara.

Kepala Seksi Distribusi dan Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul, Sigit Hariyanto mengatakan tiap agen dan pangkalan tidak diperbolehkan menaikan harga gas 3kg di atas HET.

“Kalaupun naik itu pasti ada aturannya, tidak boleh secara sepihak,” kata Sigit.

Menurutnya untuk menaikan harga gas 3kg harus sesuai kesepakatan dengan pertamina selaku penyuplai barang.

Adapun untuk saat ini pihaknya akan meninjau agen dan pangkalan yang telah menaikan harga. Nantinya jika terbukti melanggar aturan maka kewenangan untuk menindak adalah pihak kepolisian.

“Kami akan segera tinjau ke agen dan pengkalan terkait harga gas melon ini,” paparnya.

Di Gunungkidul sendiri guna memperketat pengawasan harga serta distribusi gas bersubsidi telah terbit surat edaran bupati nomor 500/1940 yang berisi tiga poin, yakni perangkat daerah diminta untuk mensosialisasi penggunaan gas hijau tersebut bagi masyarakat miskin dan usaha mikro.

Selain itu, mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat berpenghasilan di atas Rp 1.500.000 tidak menggunakan gas LPG 3 kg.

Dan meminta camat dan tim koordinasi pemkab untuk monitoring penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 15.500/tabung.

“Kami harap Pak Camat juga ikut dalam pengawasan harga gas di wilayahnya. Apabila terjadi agen / pangkalan yang nakal bisa segera ditindak tegas,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post