Akibat Banjir, 178 Haktare Tanaman Pangan Di Gunungkidul Alami Gagal Panen

261 views
image

Foto: Dok Gunungkidulpost.com

Gunungkidulpost.com – Wonosari -Akibat bencana Banjir dan tanah longsor yang melanda Gunungkidul pekan lalu menyebabkan sedikitnya 178 hektare tanaman pangan mengalami gagal panen.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan, terdapat 1.437 hektare tanaman pangan seperti Padi, Jagung, dan Ubi yang terdampak banjir.

“Dari data sementara ada 178 hektare lahan yang gagal panen,
diperkirakan akan bertambah karena saat ini masih dalam dalam pendataan,” katanya kepada wartawan, Selasa (5/12/2017).

Tanaman pangan yang gagal panen tersebut hampir tersebar di 18 Kecamatan. Namun, untuk lokasi yang paling terdampak parah adalah lahan pertanian yang berada di pinggiran aliran Sungai Oya, yakni di wilayah Kecamatan Karangmojo. Ada 105 hektare lahan pertanian yang terhempas derasnya arus sungai yang meluap di wilayah Kecamatan tersebut.

“Saat ini petugas dari Provinsi masih melakukan pendataan di lapangan untuk memastikan apakah ada tambahan yang gagal panen atau dapat pulih kembali,” ujarnnya.

Meskipun ada ratusan lahan yang gagal panen, namun ada sebagian lahan seperti di Kecamatan Semin yang sudah mulai pulih.

Sementara itu bagi petani yang mengalami gagal panen, pihaknya akan memberikan bantuan berupa benih. Dana khusus untuk kondisi darurat tersebut disediakan untuk satu ton benih jagung yang dapat ditanam di lahan seluas 60 hektare. Sedangkan dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) DIY juga menyediakan benih sebanyak satu ton atau setara dengan 40 hektare.

“Bagi petani yang mau silahkan mengambil benih yang kami sediakan untuk menambal sulam tanaman yang mati,” pungkasnya. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post