Akibat Bencana, Instalasi Air Minum Tersendat

image

Foto: Dok Gunungkidulpost.com

Gunungkidulpost.com – Wonosari –  Cuaca ekstrem akibat Badai Cempaka berdampak terhadap pasokan air bersih yang dimiliki PDAM Tirta Handayani.

Hingga saat ini ada 30.254 pelanggan yang terputus dan tidak bisa mendapatkan pasokan air bersih. Untuk sekarang PDAM Tirta Handayani masih melakukan inventarisasi terhadap kerugian aset lantaran terendam air.

Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Isnawan Fibriyanto mengatakan, terganggunya saluran air bersih dari PDAM sudah dilaporkan ke Bupati Gunungkidul Badingah.

Menurut dia, ada beberapa faktor mulai dari rusaknya instalasi karena terendam banjir. Sedang untuk kerusakan instalasi  terjadi di  beberapa titik seperti di Bunder, Kecamatan Patuk hingga putusnya jalur pipa di Gedangsari.

“Berbagai kerusakan dan kendala yang terjadi maka pasokan air tidak lancar dan macet,” kata Isnawan, Kamis (30/11/2017).

Menurut dia, total pelayanan air bersih yang berhenti menyasar 30.254 pelanggan. Isnawan menjelaskan, area yang berhenti mendapatkan pasokan meliputi kecamatan Tanjungsari, Paliyan, Panggang, Saptosari, Rongkop dan Tepus.

“Sedang untuk wilayah Kota Wonosari pasokan masih aman karena sumber yang digunakan memakai sumur air dalam sehingga tidak terpengaruh karena banjir,” paparnya.

Adanya kerusakan ini dan masalah banjir di sumber sungai air bawah tanah, kata Isnawan, PDAM masih belum bisa berbuat banyak. Hal ini terjadi karena debit air di sekitar lokasi masih tinggi sehingga belum memungkinkan untuk proses perbaikan.

“Saat ini masih sebatas inventarisasi instalasi yang rusak. Dengan adanya peristiwa ini kerugian bisa mencapai miliaran rupiah,” pungkasnya. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post