Akibat Hujan Tinggi, Petani Jagung Gagal Panen

548 views

image

Gagal panen. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Semanu – Akibat intensitas hujan yang tinggi belakangan ini membuat tanaman jagung di lahan pertanian Desa Pacarejo, Semanu gagal panen. Tanaman jagung yang baru berumur kurang dari dua bulan tersebut terlihat menguning dan mati akibat terlalu lama terendam air.

Salah satu warga Desa Pacarejo, Sutarjo mengatakan, lahan seluas dua hektar tersebut nampak sebagian besar ditanami jagung. Namun hingga kini kondisi tanaman tersebut sudah menguning dan tidak bisa berkembang akibat terlalu banyak terendam air.

“Sebagian besar sudah menguning dan mati, akibat kebanyakan air,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Senin (29/11/2016).

Dia menuturkan, kondisi seperti ini tidak sering terjadi, namun datangnya musim hujan yang lebih cepat mebuat para petani terancam merugi. 

“Kondisi seperti ini membuat kami harus merugi, lantaran benih dan pupuk terbuang sia-sia,” paparnya. 

Sementara itu, petani lainnya Budiono mengaku, tanaman jagung seluas 3.000 meter miliknya juga mengalami gagal panen. Meski sebagian tangkai ada jagungnya, namun saat dibuka jagung tidak berisi dan membusuk. 

“Tanaman jagung memang tidak kuat jika terlalu banyak air, sehingga patani jagung harus memutar otak untuk menutupi kondisi ini,” ungkapnya. (Bayu)

Related Post