Akibat Tebing Ambrol, Habitat Lobster Jadi Rusak

image

Petugas Gabunga Telah Memasang Sejumlah Papan Larangan. (Foto: Istimewa)

Gununungkidulpost.com – Tanjungsari –  Longsornya tebing Ngungap yang berada di sebelah timur Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari, tidak hanya mengakibatkan kerugian pada sektor pariwisata, namun habitat lobster dan ikan juga menjadi rusak lantaran terumbu karang terkena puing-puing sisa reruntuhan tebing.

Sekretaris SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul, Surisdiyanto mengatakan dampak yang kini ditimbulkan yaitu air sekitar lokasi menjadi kotor. Sementara terumbu karang dibawah area longsoran menjadi rusak.

“Area terumbu karang jadi rusak habitat lobster dan ikan pun kini kondisinya mengenaskan,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Minggu (28/5/2017).

Menurut Surisdiyanto, bukit Ngungap tersebut, sejak lama digunakan jalan penghubung bagi wisatawan yang ingin mengunjungi pantai Kukup dari pantai Baron dengan menyisir perbukitan karst sambil melihat hamparan samudera Hindia. Namun jalan setapak tersebut saat ini sudah hilang.

“Sebelum longsor dibawah itu ada tangga kecil digunakan warga untuk mencari lobster dan rumput laut,”imbuhnya.

Untuk mengantisipasi warga masuk ke lokasi. Saat ini di lokasi terpasang dua papan atau rambu rawan longsor, yang dipasang Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul. Selain itu juga dipasang garis polisi dari Polsek Tanjungsari sebab, masih ada rekahan sepanjang 100 meter.

“Untuk sementara ditutup bagi wisatawan yang ingin ke bukit pantai ngungap,” tutupnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post