Aksi Brutal Sporter Dikecam Warga!

image

Pelaku Brutal Berhasil Dilumpuhkan Polisi. (Foto: Istimewa)

Gunungkidulpost.com – Playen – Masih berbicara soal aksi kebrutalan dan kenakalan yang didominasi oleh para remaja pada Minggu, (7/05/2017) malam hingga berbuntut pada tawuran massa yang merugikan banyak orang.

Tak hanya itu, yang lebih miris adalah ketika mereka melakukan itu tanpa memikirkan dampaknya. Asal berani, sok jagoan, balas dendam, melakukan aksi kekerasan. Sebenarnya apa yang mereka ributkan, sama sekali tidak ada keuntungan meski mereka telah berhasil melukai banyak orang.

Hal itu membuat Suwito salah seorang warga yang melihat kejadian tawuran  tergelitik hatinya hingga mengucapkan “Oalah le,,,,opo sing kok ributke, ibarate kowe ki gur do rebutan balung tanpo isi” yang dalam bahasa Indonesia disebutkan “Apa yang kamu ributkan?Ibarat kalian hanya  berebut tulang tanpa isi” yang mengandung arti bahwa berebut sesuatu yang tanpa ada manfaat positifnya.

Kalau dilihat dari apa yang mereka ributkan, bahkan mereka yang melakukan kekerasan maupun yang menjadi incaran dari mereka yang melakukan aksi sweeping kendaraan plat AD, itu jelas bukan orang Gunungkidul. Tapi apa yang mereka lakukan telah merusak citra Gunungkidul, karena aksi yang mereka lakukan berada di wilayah Gunungkidul.

Bahkan tidak hanya masalah pencitraan, kerugian secara fisik dan materi juga dirasakan orang yang berada di Gunungkidul. Bagaimana tidak, kendaraan dinas polisi menjadi korban kebrutalan mereka, jelas itu merugikan secara materi. Hal yang tidak kalah memprihatinkan, ketika mereka melakukan kekerasan hingga melukai orang- orang bahkan petugas kepolisian hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

“Sungguh sangat memprihatinkan melihat mental para remaja yang kian rusak. Masa muda yang harusnya mereka isi dengan hal positif, justru mereka lakukan dengan melakukan aksi- aksi yang merugikan,”ungkap Suwito kepada Gunungkidulpost.com, Senin(6/05/2017) pagi.

Dari aksi mereka, polisi memang telah berhasil mengamankan beberapa barang bukti dan juga para pelaku tawuran. Semua sudah digiring ke Mapolres Gunungkidul untuk menjalani pemeriksaan. Hal itu tentu harus menjadi perhatian kusus bagi aparat kepolisian untuk menindak lanjuti kasus ini hingga memberikan sanksi kepada mereka yang telah berhasil ditangkap.

“Ini sudah menjadi masalah yang tidak bisa dibiarkan, itu akan memberikan contoh yang tidak baik bagi yang lain, kita sebagai orang yang tidak terlibat, hanya bisa berharap semua akan menjadi pelajaran, betapa tidak pentingnya aksi semacam itu,” tutur Suwito.

Menang kalah didalam tawuran, tidak satupun yang akan mendapat penghargaan, selain hanya citra buruk yang mereka dapatkan, belum lagi kalau sampai berurusan dengan kepolisian hingga di proses secara hukum, tentu itu akan menjadi catatan hitam bagi mereka yang nantinya akan sangat mempengaruhi masa depan mereka.

Sebagai kaum muda, jangan sia- siakan masa muda dengan melakukan hal yang buruk apalagi merugikan orang lain. Sudah selayaknya mengisi hari- hari dengan kegiatan positif.

“Bangun mental menjadi mental generasi muda yang kuat dan tidak mudah terpengaruh hal negatif,” tutupnya. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post