Anggaran Menyusut, Taman Budaya Harus Tetap Dibangun

image

Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Meski anggaran Dana Keistimewaan mengalami penurinan namun Dewan Kebudayaan Gunungkidul meminta pembangunan Taman Budaya Gunungkidul tetap dilaksanakan.

Keberadaan Taman Budaya ini dinilai penting untuk kegiatan pelestarian budaya di Gunungkidul.

Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul, CB Supriyanto, mengatakan, pemerintah kabupaten Gunungkidul diminta untuk tetap melanjutkan pembangunan Taman Budaya Gunungkidul. Menurutnya, Taman Budaya dinilai penting sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana pelaksanaan kegiatan seni budaya.

“Masyarakat sudah sekian lama menanti Taman Budaya. Keberadaannya dapat menjadi wadah bagi seniman baik yang senior ataupun seniman muda untuk dapat unjuk gigi,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Jumat (13/10/2017).

Hingga kini, lahan seluas 2,5 hektar di Desa Logandeng, Playen Gunungkidul, telah dibebaskan menggunakan dana istimewa sebesar Rp 13,6 Miliar. Sehingga pihaknya berharap meski dana keistimewaan ini menurun namun pembangunan tetap harus berjalan.

“Pokoknya harus berjalan sesuai dengan rencana,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Agus Kamtono, mengatakan, pembebasan lahan seluas 2,5 hektar menelan anggaran Rp13,6 miliar. Dana tersebut diambilkan dari anggaran dana keistimewaan (Danais) 2017.

Pihaknya langsung menyusun detail perencanaan pembangunan fisik atau Detail Egenering Desain (DED) Taman Budaya Gunungkidul.

“Pembangunan akan mulai dibangun awal tahun 2018. Kami meminta dukungan, semoga dapat terselesaikan,” ungkap Agus. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post