Anggaran Operasional Batal Cair, Dewa Gigit Jari

131 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Tambahan dana kunjungan kerja (kunker) sebesar Rp5 miliar batal terealisasi. Akibatnya anggota DPRD Gunungkidul harus gigit jari.

Adanya keputusan ini, maka anggaran milik anggota dewan tidak berubah. Total hingga akhir tahun dana operasional yang dimiliki dewan sekitar Rp38 miliar.

Ketua DPRD Gunungkidul Demas Kursiswanto mengatakan, sesuai dengan hasil evaluasi dari Gubernur DIY, maka alokasi anggaran Rp5 miliar untuk peningkatan kapasitas anggota dewan batal direalisasikan.

Oleh karenanya, anggaran untuk DPRD tidak berubah seperti yang tertuang di APBD Murni 2018.

“Ini untuk peningkatan kapasitas anggota dewan yang di dalamnya ada kunker, bimbingan teknis hingga kegiatan lainnya,” kata Demas kepada wartawan, Senin (29/10/2018) kemarin.

Menurut dia, meski ditolak, maka anggaran DPRD tidak berubah. Total di tahun ini memiliki anggaran sekitar Rp38 miliar.

Ditambahkannya, pencoretan ini bukan berarti dewan tidak dapat mengusulkan kembali. Namun, kata Demas, lebih pada penundaaan karena alokasi tersebut dapat diajukan di tahun depan.

“Intinya tidak ada masalah dan kami siap memasukannya di tahun depan,” paparnya.

Sebelumnya, Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul Putro Sapto Wahyono mengatakan, Raperda APBD Perubahan yang diajukan ke gubernur ditolak.

Penolakan terjadi karena kesepakatan bersama bupati dengan DPRD terlambat.

“Harusnya disepakati sebelum September berakhir, tapi draf yang kita miliki baru disepakati pada 1 Oktober lalu. Akibatnya, saat evaluasi raperda ditolak,” tutupnya. (Bayu)

Related Post