Aniaya Tetangga, Jago Kandang Dilaporkan Polisi

image

SJ Saat Mendatangi Polsek Nglipar (Foto: Istimewa)

Gunungkidulpost.com – Nglipar – Gara- gara air SJ (27), warga Padukuhan Pengkol, Rt 002/001, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar terlibat cekcok dengan tetangganya sendiri RW (55) hingga berujung penganiayaan yang dilakukan oleh RW sampai membuat SJ babak belur.

Dari informasi yang berhasil di himpun, Kronologi berawal ketika RW menyedot sumber air yang digunakan untuk konsumsi masyarakat menggunakan diasel hingga habis pada Sabtu, (2/9/2017). Selain itu diduga RW juga merusak pralon milik SJ.

Karena pengrusakan pralon itulah akhirnya masalah berlanjut hingga keesokan harinya. Minggu, (03/09/2017) pagi sekitar pukul 07.00 Wib keduanya terlibat cekcok hingga berujung penganiayaan.

Tidak terima dengan perlakuan RW, SJ kemudian melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polsek Nglipar dengan didampingi oleh para tetangganya.

Dari informasi yang di dapat dari beberapa saksi, pelaku memang sudah bertahun-tahun dianggap meresahkan warga karena diduga sering mengganggu pralon milik masyarakat. Termasuk pralon milik PDAM pun dirusak untuk kepentingan pribadi pelaku.

“Selama ini warga tidak ada yang berani menegur, karena tabiatnya berbeda dengan yang lain, makanya bener kalau RW ini dilaporkan biar untuk pembelajaran,” ucap BJ salah satu warga.

Ketika di konfirmasi, Kapolsek Nglipar,AKP Kasiwon melalui Kanit Reskrim Polsek Nglipar, Ipda Ngatimin membenarkan adanya laporan mengenai kasus ini.

“Kasus penganiyaan ini sudah dalam penanganan kami, saat ini baru akan kita selidik,” jelas Ngatimin.

Atas kasus penganiayaan ini pelaku terbukti melanggar pasal 352 KUHP dengan acaman hukuman paling lama 3 bulan kurungan penjara. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post