Antisipasi Berita Hoax, Polisi Gelar Koordinasi

image

Polisi Koodinasi Dengan Insan Pers. (Foto: Santi)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sering munculnya berita hoax, berita yang memberikan informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya) menjadi persoalan yang harus ditanggulangi bersama, karena ini akan merugikan banyak pihak.

Hal ini disampaikan Kompol Sri Sumarni, Kasubid Penmas di Humas Polda DIY saat menggelar rapat koordinasi bersama insan pers dan jajaran polsek se Gunungkidul di Rumah Makan Bu Tiwi Tan Tlogo, Semanu, Rabu (04/10/2017).

“Mari kita sikapi masalah ini dengan cerdas. Mari saling koordinasi dengan baik, saya mohon rekan-rekan media jika mendapatkan informasi dan belum jelas kebenarannya jangan tergesa disebar luaskan,” katanya.

Humas Polda berharap insan pers bersedia membantu Polri dalam menjalankan tugas dengan cara meluruskan berita hoax, dan jangan membuat keresahan ditengah masyarakat.

“Buat informasi yang menyejukkan di tengah masyarakat. Jika mendapatkan informasi, tolong cek dan ricek kebenaran informasi yang didapat dipersilahkan untuk koordinasi dengan Kapolsek maupun Humas Polres Gunungkidul demi akurasi pemberitaan,”pesan Kompol Sumarsih.

Pada kesempatan yang sama,  Kasubag Humas Polres Gunungkidul, IPTU Ngadino menyampaikan bahwa pihaknya selalu mengupayakan informasi yang akurat ke insan pers melalui group WhatShap.

“Meski begitu kadang ada informasi yang boleh langsung diungkap, namun ada juga yang tidak,” ujar Iptu Ngadino.

Menurutnya,  kasus yang belum boleh diungkapkan, biasanya berkaitan dengan penyelidikan yang dilakukan anggota, jika langsung disebar, justru menghambat proses penegakan hukum.

Iptu Ngadino berharap, pers selaku mitra Polri bisa memahami jika ada informasi yang tidak langsung di release secara vulgar. Sebelum memunculkan berita wartawan diminta untuk konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak yang berwenang.

Sementara itu, Suharjono selaku wakil dari insan pers Gunungkidul menyampaikan bahwa para wartawan sebetulnya lebih senang mendapat informasi dari polisi, sebab sudah dijamin akurasinya.

” Gelontorlah kami dengan informasi-informasi sebagai bahan berita. Sebab jika sumber informasinya mampet, maka biasanya wartawan akan mencari informasi langsung dari warga yang kadang kurang  akurat.” tuturnya.

Suharjono berharap, selain group WhatShap dari Humas Polres, untuk akurasi berita juga dibuatkan group WA lain yang terhubung dengan jajaran 18 Polsek yang ada di Gunungkidul.

Setelah kurang lebih dua jam acara digelar,  acara ditutup dengan sesi foto bersama. Adapun beberapa catatan hasil koordinasi dengan wartawan, oleh Sri Sumarni segera dirangkum untuk dilaporkan kepada pimpinan Polda DIY untuk bahan evaluasi. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post