Antisipasi Gelombang Tinggi, Lapak Pedagang Dan Kapal Nelayan Mulai Dievakuasi

220 views

Gunungkidulpost.com – Tepus – Dari hasil pantauan, Pantai Sadranan, yang ada di Kecamatan Tepus sampai pukul 10.00 WIB tidak ada aktivitas snorkeling.

Sejumlah lapak dan kapal nelayan yang berada di pesisir pantai juga sudah dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi. Hal ini karena perkiraan gelombang tinggi yang mengancam pesisir selatan Yogyakarta pada, Rabu, (18/7).

Sesuai dengan kesepakatan pengelola pantai dan warga, aktifitas di pantai seperti snorkling sengaja dihentikan sementara sampai kondisi normal.

Wito, Pengelola Pondok Wisata Snorkeling Wito mengatakan, penghentian sementara ini untuk keamanan semua pihak termasuk wisatawan dan juga pengelola.

“Nanti jika sudah normal akan kembali dibuka,” kata Wito.

Ketinggian air laut sudah diprediksi sebelumnya, sejak pagi gelombang sudah mulai naik. di Pantai Sadranan air mencapai sekitar gazebo.

Terpisah, Koordinator SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul, Marjono menyampaikan, dari informasi yang diperoleh dari situs stomsurf diketahui gelombang tinggi selama empat hari terakhir akan mencapai puncaknya pada hari ini dengan ketinggian gelombang sekitar 27,5 fit atau 8 meter.

Ketinggian gelombang sudah terjadi sejak 4 hari terakhir, rata-rata gelombang setiap harinya 2-3,5 meter.

“Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa,” harapnya. (Santi)

Related Post