Arus Mudik Terminal Sepi, Omzet Pedagang Ikut Turun

36 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sejumlah pedagang makanan ringan yang berada di Terminal Dhaksinarga, Wonosari mengeluh akibat omzet yang ia peroleh menjelang Hari Raya Idul Fitri menurun.

Salah seorang pedagang makanan ringan, Maria Hadi mengatakan memasuki H-3 ini penjualan makanan masih sangat minim. Pasalnya, minat pembeli maupun pemudik yang datang dari tanah rantau masih minim.

“Rata-rata transaksi penjualan kami mencapai Rp 50 ribu. Ini saya merasakan sepi pembeli meskipun momen arus mudik lebaran,” katanya kepada wartawan, Selasa (12/6/2018).

Dia menuturkan, perpindahan lokasi terminal dari wilayah Baleharjo ke Desa Selang ini sangat mempengaruhi aktivitas perdagangan.

“Dulu saat masih di terminal Baleharjo h-7 hari raya Idul Fitri sudah sangat ramai sedangkan disini sepi,” tuturnya.

Maria berharap agar pemerintah dapat mengarahkan bus yang datang dari daerah lain dapat semuanya masuk ke terminal. Dengan begitu menurut dia, terminal dapat lebih ramai oleh pengunjung.

“Saya berharap agar pemerintah mengarahkan bus ke terminal, sekarang banyak bus yang datang tidak masuk ke terminal, sehingga terminal tidak dipakai hanya untuk arus balik saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Pengelola Teknologi Informasi terminal dhaksinarga Bayu Setiawan mengatakan selama 5 tahun terakhir memang ada penurunan.

“Sejak 5 tahun trennya memang menurun terutama kedatangan karena banyaknya pemudik menggunakan kendaraan pribadi,” paparnya.

Disinggung mengenai sepinya terminal Daksinarga, ia mengatakan diambil alihnya terminal dari pengelolaan kabupaten, berfungsi agar dapat lebih terawat dan bus dapat lebih ramai.

“Tahun ini kami juga ada dana untuk menambah fasilititas, selain itu kedepannya sopir bus akan terdaftar dan jika masuk terminal akan ada semacam absen jadi pengemudi tetap terpantau,” ungkapnya. (Santi)

Related Post