ASN Pria Bisa Ajukan Cuti Saat Istrinya Melahirkan, Benarkah??

318 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah akan mengeluarkan kebijakan bagi para ASN pria yang memiliki istri yang sedang melahirkan dapat mengajukan cuti selama sebulan.

Namun terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul masih menunggu petunjuk lanjut dari pemerintah pusat terkait kebijakan baru yang mengatur cuti Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala Bidang Status Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Edy Suseno mengatakan, kebijakan baru tersebut sesuai dengan Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 24 Tahun 2017 atas tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS.

Peraturan tersebut memuat izin cuti dengan alasan penting atau CAP, dalam hal ini untuk ASN pria yang memiliki istri yang sedang melahirkan.

Cuti tersebut diberikan selama maksimal satu bulan untuk mendampingi istrinya yang sedang menjalani proses melahirkan.

“Melalui hak cuti alasan penting ini, PNS laki-laki boleh mengajukan cuti dengan alasan mendampingi istrinya melahirkan,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (14/3/2018).

Menurut Edy, CAP berbeda dengan cuti tahunan sehingga ketika ada pegawai yang mengambil cuti tersebut tidak memotong cuti tahunan mereka.

Gaji pun tetap diberikan secara utuh berupa gaji pokok berikut tunjangan.

CAP pun tak hanya untuk mendampingi istri melahirkan, tetapi juga kepentingan lain seperti menikah, menikahkan anak, maupun keluarga meninggal.

“Mereka yang ingin mengurus CAP wajib menunjukkan surat keterangan dari pihak yang bersangkutan,” ujarnya.

Kendati demikian, peraturan tersebut masih belum dapat diterapkan. Bupati Gunungkidul, Badingah, saat ini pihaknya masih menunggu peraturan pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.

“Ini masih kita tunggu terkait juknis atau juklat yang akan mengatur,” tutup Badingah. (Bayu)

Related Post