Astaga, Puluhan Perempuan dan Anak Jadi Korban Kekerasan

441 views

image

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Dari tahun ke tahun kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak di Gunungkidul terus meningkat. Pada tahun 2015 lalu tercatat ada 44 kasus, sedangkan pada 2016 ini ada 67 kasus kekerasan di wilayah hukum Gunungkidul. 

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Gunungkidul Sudjoko menjelaskan, sampai akhir bulan November sebanayak 67 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang dilaporkan. Pihaknya melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan, langsung melakukan pendampingan sehingga anak terus termotivasi secara psikologis sehingga tetap bisa menjadi bagian dari masyarakat dengan baik. 

“Kami berusaha maksimal melakukan pendampingan terhadap kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Jumat (2/12/2016).

Menurut Sujoko, dari pencermatan yang dilakukan pihaknya menemukan pelaku yang sebagian adalah orang dekat korban. Beberapa diantaranya adalah orang tua sendiri, kerabat dan teman dekat. Dibandingkan tahun lalu, terdapat kenaikan kasus yang cukup fantastis. Tahun 2015 lalu, tercatat ada 44 kasus atau mengalami peningkatan 23 kasus di tahun 2016 ini.

“Kasusu ini terus mengalami kenaikan maka kita terus upayakan supaya kasus ini bisa sampai ranah hukum untuk memberikan efek jera bagi pelaku,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan BPMPKB Gunungkidul Rumiyati Astuti mengatakan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak ini tidak hanya naik dalam dua tahun terakhir. Menurutnya, selama kurun waktu enam

tahun kasus kekerasan di tahun 2016 ini sangat tertinggi. Dari 67 kasus yang dilaporkan tersebut pihaknya berusaha keras untuk mendampingi 12 kasus yang sampai ke jalur hukum.

“Selam ini Ada 12 kasus yang sudah kami dampingi. Kami akan berusaha menuntaskan dan memberi efek jera bagi pelaku yang terbukti terjerat kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” paparnya. (Bayu)

Related Post