Badan POM RI Periksa Produk Makanan UMKM Di Gunungkidul

597 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kasus perpanjangan masa kadaluarsa yang diduga dilakukan oleh Pizza Hut dan Marugame Udon mengundang perhatian publik, meski kedua perusahaan sudah menampik segala tundingan tersebut, namun kepercayaan masyarakat akan standard makanan yang aman menurun. 

kamis (8/9), Siang, Badan Pom Republik Indonesia yang bekerjasama dengan BPOM DIY menggelar pelatihan terhadap UMKM se Kabupaten Gunungkidul, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan uji sampel makanan terhadap puluhan makanan di Gunungkidul.

Direktur Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan Badan POM Ri, Halim Nababan mengatakan, kasus dugaan perpanjangan masa kadaluarsa oleh Pizza Hut dan marugame udon perlu diperhatikan.Badan Pom RI selaku pengawas manakan terus berupaya melakukan cara agar peredaran makanan kadaluarsa dan berbahaya dapat ditekan.”Ini merupakan salah satu wujud nyata yang kita lakukan,” katanya kepada Gunungkidulpost.com.

Disinggung mengenai pengawasan panganan kadaluarsa, Halim Nababan menjelaskan, prakter kecurangan bisa terjadi kepada seluruh pengusaha.Dengan begitu diperlukan pemahaman secara khusus agar para pengusaha tidak berlaku curang.”Seperti yang kami lakukan di Gunungkidul selama tiga hari ini, kami mengundang beberapa pelaku UMKM dan masyarakat untuk sadar serta tidak berlaku curang dengan produk makanan yang dibuatnya,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan puluhan sampel makanan UMKM Di Gunungkidul, BPOM DIY tidak menemukan adanya unsur makanan berbahaya ataupun makanan yang diperpanjang masa kadaluarsanya.

Kepala BPOM DIY, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni menerangkan, total UMKM yang terdaftar di DIY sudah ada lebih dari 2300 UMKM yang tersebar di 4 Kabupaten dan 1 kota.”Kabupaten sleman dan Kota Yogyakarta menempati urutan tertinggi jumlah UMKM di DIY,” katanya.

I Gusti Ayu Adhi Aryapatni mengungkapkan, dari ribuan umkm yang ada, sejauh ini pihaknya belum menemukan adanya kasus bahan berbahaya ataupun perpanjangan masa kadaluarsa di DIY.”Sejauh ini aman, para pelaku UMKM di DIY jujur,” teragnya.

Meski begitu, prakter kecurangan bisa saja terjadi pada pelaku UMKM, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni mengaku akan menggencarkan sejumlah pengawasan terhadap makanan hasil produksi UMKM.”Seperti yang kita lakukan hari ini, kita periksa puluhan sampel makanan di Gunungkidul namun tidak ada unsur barang berbahaya,” tutupnya.(Maya)

 

Related Post