Bangsal Sewokoprojo Segera Direvitalisasi, Bagaimana Nasib Kantor Sekitarnya?

314 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan melakukan pembangunan revitalisasi terhadap bangunan Bangsal Sewokoprojo yang bertempat di jantung kota Wonosari.

Tujuan revitalisasi tersebut lantaran Bangsal Sewokoprojo merupakan warisan budaya dan masuk dalam daftar cagar budaya.

Revitalisasi tersebut berupa mengembalikan bangsal sewokoprojo seperti bangunan aslinya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kabupaten Gunungkidul Agus Kamtono mengatakan setelah bangunan dikembalikan ke bentuk aslinya maka Bangsal Sewokoprojo akan ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya.

“Pada tahun 2019 ini akan dimulai prosesnya. Untuk tahun ini menyasar bangunan inti terlebih dahulu sedangkan bangunan disekitarnya akan menyusul secara bertahap,” katanya, Minggu (13/1/2019).

Untuk tahap awal ini pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1 milliar yang bersumber dari dana keistimewaan atau dana bantuan keuangan khusus.

Agus menuturkan seiiring berjalannya waktu Bangsal Sewokoprojo mengalami perubahan bentuk terlebih perubahan dalam fungsinya yang saat ini menjadi pusat kegiatan kemasyarakatan.

“Dulu Bangsal Sewokoprojo digunakan sebagai kantor bupati, dalam revitalisasi ini juga akan dibangun sebuah kantor bupati. Namun untuk fungsinya apakah hanya untuk monumen atau benar difungsikan sebagai kantor masih menunggu kelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Gununggkidul, Drajad Ruswandono membenarkan rencana tersebut.

Beberapa kantor yang saat ini berada di Bangsal Sewokoprojo akan dipindah di daerah Desa Siraman.

“Masterplannya sudah jadi, nantinya semua kantor termasuk yang sekarang di Bangsal Sewokoprojo akan pindah ke daerah Siraman. Termasuk kantor satpol pp,” katanya.

Drajad mengucapkan nantinya konsep kantor yang ada di Siraman akan berbentuk blok-blok.
Sedangkan gedung-gedung lama akan menjadi investasi milik pemkab Gunukidul.

“Ketika nantinya Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) jadi, tidak menutup kemungkinan gedung-gedung tersebut digunakan untuk hotel, gedung bioskop, atau pusat perbelanjaan,” ungkapnya. (Bayu)

Related Post