Bangunan Sekolah Dijantung Kota Tak Layak Pakai

708 views


Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sejumlah ruang kelas di SD Negeri Wonosari IV, UPT Kecamatan Wonosari rusak termakan usia. Ironisnya sekolah yang terletak di jantung kota Wonosari ini dirasakan sejak tiga tahun terakhir. Hingga saat ini pun belum tersentuh adanya perbaikan bangunan.

Kepala Sekolah SD Wonosari IV, Eko Pramono mengatakan, sekat pembatas antar kelas yang hany berdindingkan triplek sudah jebol. Sejumlah pintu pun juga nampak berlubang. Namun hingga saat ini belum dilakukan adanya perbaikan oleh dinas terkait.

“Memang sudah disurvey oleh Disdikpora Gunungkidul, dan hasilnya dinyatakan bahwa kondisi bangunan kelas harus diperbaiki,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Senin(19/12/2016).

Dia menjelaskan, kondisi ruang kelas sangat memprihatinkan dan berpotensi membahayakan proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Pihaknya pun sempat mendapatkan kaber baik bahwa tak lama lagi akan dilakukan upaya renovasi di tahun 2016. Namun memasuki akhir tahun ini tak kunjung datang upaya perbaikan tersebut.

“Kami mengharapkan agar bantuan segera direalisasikan karena kondisi bangunan diruang kelas memang benar-benar tidak layak dan berpotensi mengancam keselamatan murid,” ucapnya.

Eko menambahkan, sekolah yang terletak dijantung kota Wonosari ini terakhir mendapatkan bantuan fisik pada tahun 2007. Kala itu tak ada pembongkaran total, namun hanya dilakukan perbaikan dengan kategori ringan. 

“Terakhir sekolah ini direnovasi sekitar tahun 2007, dan sampai sekarang tak ada perbaikan bangunan lagi,” ungkap Eko.

Sementara itu, Kabid Perencanaan Disdikpora Gunungkidul, Sulistiyono mengatakan, perbaikan fisik lembaga pendidikan di tahun 2016 ini sudah mencapai 100 persen. Hanya saja khusu SD Negeri Wonosari IV memang belum diperbaiki. 

“Khusus untuk SD N Wonosari IV kami tunda,” tandasnya.

Menurut dia, pembaikan akan dilakukan pada tahu 2017 mendatang. Menurut rencana perbaikan tidak akan dilakukan sepotong-potong, namun secara keseluruhan bangunan akan dibongkar.

“Sesuai rencana bangunan tersebut akan kami bongkar semua, dan akan digeser kebelakang agar halaman sekolah menjadi lebar. Kami sudah anggarkan ditahun mendatang,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post