Baru 60 Persen Wilayah Teraliri Pipa Air Minum

image

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Memasuki musim kemarau, berbagai antisipasi ancaman kekeringan mulai disiapkan. Namun selama ini letak georafis wilayah menjadi faktor utama mengatasi permasalahan air di Gunungkidul.

Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Gunungkidul, Isnawan Febriyanto mengakui untuk seluruh wilayah Gunungkidul 60 persen sudah teraliri PDAM, sementara sekitar 30 persen dialiri Spamdes, dan sisanya mengandalkan droping atau sumber mata air terdekat.

Untuk wilayah Piyuyon yang mengalami hambatan dalam suplai air dari Sumur Bribin II dikarenakan pompa air mengalami kerusakan.

“Sudah dilakukan pemasangan pompa baru, dan sudah diperbaiki mungkin dalam beberapa hari sudah mulai mengalir,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Jumat (19/5/2017).

Lebih lanjut lsnawan menuturkan, untuk wilayah tersebut memang belum bisa terpasang instalasi air disetiap rumah, disamping karena geografisnya kekuatan pompa belum bisa jika dipasang di masing-masing rumah.

Hal itupun dia menjamin kebutuhan air musim kemarau bisa tercukupi selama musim kemarau, karena selama ini debit air di Bribin mencukupi.

“Memang kapasitas pompanya belum bisa untuk memenuhi kebutuhan di rumah warga,”ucapnya.

Isnawan juga berharap, memasuki musim kemarau ini debit air akan aman sehingga tidak lagi mengalami peristiwa kekeringan lagi.

“Semoga selama peralihan musim, tidak ada gangguan teknis dan debit air akan terus stabil,” pungkasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post