Belasan Rumpon Hilang, Nelayan Belum Dapat Melaut

357 views

image

Gunungkidulpost.com – Girisubo –  Aktivitas di Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng (PPPS) Kecamatan Girisubo hingga saat ini belum kembali normal. Nelayan belum dapat kembali melaut karena belasan rumpon hilang tersapu gelombang.

Dampak cuaca buruk akibat terjangan Badai Cempaka pada Selasa (28/11/2017) lalu, masih dirasakan nelayan hingga saat ini.

Pasalnya, peristiwa tersebut turut merusak peralatan nelayan. Alat tangkap ikan atau rumpon yang biasa dipasang di tengah laut kini hilang diterjang gelombang.

“Sekitar ada 19 rumpon yang hilang,” ungkap, Sarpan, Ketua Kelompok Nelayan PPPS, Selasa (12/12/2017).

Setiap rumpon yang menjadi alat tangkap sekaligus rumah bagi ikan tersebut dibuat nelayan dengan biaya yang cukup banyak. Untuk membuat satu rumpon yang dipasang di sekitar 45 hingga 100 mil di tengah laut itu, nelayan menghabiskan biaya hingga Rp45 juta. Sehingga dengan adanya belasan rumpon yang hilang kerugian yang diderita nelayan mencapai ratusan juta.

Selain kerugian materil, hilangnya rumpon juga semakin mempersulit nelayan untuk bekerja mencari ikan. Hal itu pun kemudian membuat sejumlah nelayan akhirnya memilih untuk tidak melaut.

“Ini belum ada yang berangkat melaut karena belum ada rumponnya. Yang berangkat cuma perahu-perahu kecil yang mencari lobster,” ujarnya

Namun demikian, dirinya bersama sejumlah nelayan lain masih tetap bersyukur. Pasalnya, sejumlah kapal yang diparkir di dermaga PPS tidak ada yang mengalami kerusakan akibat terjangan gelombang tinggi saat Badai Cempaka lalu.

“Kami bersyukur akibat terjangan gelombang tinggi saat Badai Cempaka lalu tidak merusak kapal kami,” pungkasnya. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post