Belum Ada Kejelasan Anggaran, Penerapan KIA Di Gunungkidul Masih Abu-Abu

688 views
image

Kepala Disdukcapil Gunungkidul, Eko Subiantoro

Gunungkidulpost.com – Wonosari –  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait penerapan Kartu Identitas Anak (KIA). Hanya saja, KIA tersebut baru akan dilakukan pada tahun 2017 mendatang dan harus menyesuaikan anggaran.

Kepala Disdukcapil Gunungkidul, Eko Subiantoro mengatakan, bahwa pihaknya telah siap untuk melaksanakan kebijakan pemerintah pusat. Namun untuk mewujudkannya, harus menunggu anggaran dari APBD yang akan diberlakukan pada tahun 2017.

“Itu semua tergantung dari anggaran pemerintah, karena memang dari blangko maupun alat perekamnya itu kita harus mempersiapkan sendiri,” katanya, Kamis (27/10/2016).

Eko Subiantoro menjelaskan, berdasarkan ketentuan Permendagri Nomor 2/2016, jika KTP anak itu sendiri diperuntukan bagi anak berusia 0-5 tahun dan umur 5-17 tahun. Untuk penerbitannya, nanti bersamaan dengan penerbitan akte kelahiran. 

“Yang membedakan KTP anak ini nanti dari umur 0-5 tidak memakai foto, sedangkan umur 5-17 ada fotonya,” ucapnya.

Menurut Eko, di wilayah Gunungkidul sendiri, saat ini sudah 80 persen dari usia 0 sampai 18 tahun sudah memiliki akte kelahiran atau Nomor Identitas Kependukan (NIK). Sehingga di tahun 2017 mendatang tinggal melakukan penerbitan KIA tersebut.

“Kita harapkan pemerintah kabupaten harus  membackup itu. Karena penting untuk pendataan anak-anak,” terangnya. (Nena)

disdukcapil penerapankia

Related Post