Berani “Mainkan” Dana Desa, Hotel Prodeo Menanti !!!

490 views
Ilustrasi (google)

Ilustrasi (google)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kebijakan Pemerintah Pusat menggelontorkan dana desa di berbagai daerah sangat diapresiasi. Namun, pemerintah daerah juga berharap pemerintah desa harus tepat guna dan transparan dalam menggunakan anggaran.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat BPMPKB, Rahmadian Wijayanto mengatakan, setelah cairnya dana desa tahap II di tahun 2016 ini, pihaknya menghimbau kepada seluruh pemerintah desa untuk menggunakan dana desa secara tepat sasaran dan transparan.

“Kami harap pemerintah desa bekerja secara profesional, jangan sampai ada temuan pelanggaran jika tak mau berurusan dengan hukum dan penjara,” katanya saat ditemui Gunungkidulpost.com, Selasa (4/10/2016).

Dia menuturkan, penggunaan dana desa harus sesuai dengan petunjuk teknis yang telah diatur dalam undang-undang nomer 12 tahun 2016. Menurutnya, anggaran desa sangatlah besar, sehingga  transparan, akuntabel, efisien serta tepat sasaran sangatlah diperlukan.

“Banyak kasus yang menjerat kepala desa akibat bermain anggaran, akibatnya terjerumus ke penjara. Harapan kami kepala desa beserta perangkatnya untuk mengemban tugas dengan baik dan terhindar dari penyalahgunaan anggaran,” tuturnya.

Sementara itu, Kapala Desa Selang, Wardoyo mengaku, pihaknya selama ini belum mengetahui informasi tentang pencairan dana desa tahab kedua. Namun dirinya siap menggunakan anggaran  tersebut dengan jelas dan tepat. “Kalau sudah cair, kami siap untuk mengunakan anggaran itu dengan tepat,” tandasnya.

Dia mengaku, dana desa tahap kedua tersebut nantinya akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan, pengembangan pamdes, dan penambahan kios. “Desa Selang nantinya mendapatkan dana kurang lebih Rp 300 juta, dan segera kami alokasikan untuk pembanguan sesuai dengan program kami,” pungkasnya. (Bayu)

anggarandesatahapduacair gunungkidul gunungkidulpost

Related Post