Berhasil Kembangkan Program, Angka Kemiskinan Menurun

37 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mulai menujukkan keseriusan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu terbukti bahwa dalam beberapa tahun terakhir jumlah desa rawan pangan terus menurun.

Berdasarkan data yang diambil dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, pada tahun 2102 ada 22 desa yang masuk dalam daftar desa rawan pangan.

Jumlah ini terus menyusut di 2013/2014 menjadi 12. Sedangkan secara beruntun terjadi tren penurunan jumlah tiap tahun, yakni 2015/2016, 7 desa dan 2017 hingga sekarang tersisa 3 desa.

“Dari tahun ke tahun memang menurun dan ini bukti bahwa Pemkab serius untuk mengentaskan kemiskinan maupun rawan pangan,” kata Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Gunungkidul Fajar Ridwan kepada wartawan, Selasa (15/5/2018).

Menurut Fajar, penyebab munculnya desa rawan pangan akibat dari tingkat kemiskinan yang tinggi.

Oleh sebab itu, pemerintah melakukan sejumlah upaya pengentasan kemiskinan.

“Kami terus melakukan pembenahan baik dari sektor produksi pangan, perbaikan akses mendapat pangan, maupun keterjaminan mutu kesehatan,” bebernya.

Setelah lakukan pengentasan, Fajar menuturkan semua desa yang sebelumnya berpredikat rawan pangan tetap dalam pengawasan pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Program ini sudah dimulai sejak 2009 bernama program aksi desa rawan pangan.

“Kita bina jangan sampai sudah masuk aman menjadi rawan kembali,” tuturnya.

Sementara iti, Kepala Desa Pundung Sari, Ikhwan Mulyana mengatakan desanya sudah mentas dari predikat rawan pangan sejak 2016 lalu. Menurutnya program yang disasar pemerintah dianggap berhasil.

Kendati demikian Ikhwan berharap selalu ada monitoring dan evaluasi sehingga desanya tetap mampu mandiri seperti sekarang.

“Kami memang sempat alami kesusahan, tapi kini kondisi mulai membaik. Masyarakat mulai mampu kembangkan keahilannya baik di bidang kuliner dan kerajinan,” tutupnya. (Bayu Prihartanto)

Related Post