Berikut Penyebab dan Pencegahan Gejala Kanker Tumor Otak

143 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Otak adalah pusat kehidupan. Segala aktivitas kehidupan, hingga yang sekecil-kecilnya, hanya bisa terjadi melalui mekanisme yang diatur oleh otak. Dalam waktu yang bersamaan otak harus menjalankan beribu-ribu aktivitas sekaligus.

Otak juga memiliki banyak bagian yang berfungsi berbeda-beda. Secara garis besar otak terbagi atas tiga bagian, yaitu otak besar (cerebrum), otak kecil (cerebellum), dan batang otak (brain stem). Masing-masing bagian terbagi lagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, lebih kecil lagi, dan lebih kecil lagi. Seperti bagian-bagian tubuh lain, otak bisa terkena tumor maupun kanker. Bedanya, jika pada bagian tubuh lain tumor jinak kadang tidak mengganggu dan tidak berbahaya, di otak tumor jinak pun bisa sangat mengganggu dan membahayakan nyawa.

Banyaknya bagian otak yang memiliki fungsi pengaturan tubuh yang berbeda-beda membuat tumor dan kanker otak memiliki gejala yang sangat variatif. Gejala yang muncul sangat tergantung di bagian otak mana tumor tersebut muncul.

Gejala umum tumor dan kanker otak adalah sebagai berikut:

Gejala serebral umum
Dapat berupa perubahan mental yang ringan (psikomotor asthenia), yang dapat dirasakan oleh keluarga dekat penderita berupa: mudah tersinggung, emosi, labil, pelupa, perlambatan aktivitas mental dan sosial, kehilangan inisiatif dan spontanitas, mungkin diketemukan ansietas dan depresi. Gejala ini berjalan progresif dan dapat dijumpai pada 2/3 kasus.

Nyeri kepala
Diperkirakan 1% penyebab nyeri kepala adalah tumor otak dan 30% gejala awal tumor otak adalah nyeri kepala. Sifat nyeri kepala bervariasi dari ringan dan episodik sampai berat dan berdenyut, umumnya bertambah berat pada malam hari dan pada saat bangun tidur pagi serta pada keadaan dimana terjadi peninggian tekanan tinggi intrakranial. Adanya nyeri kepala dengan psikomotor asthenia perlu dicurigai tumor otak.

Muntah
Terdapat pada 30% kasus dan umumnya meyertai nyeri kepala.Bangkitan kejang dapat merupakan gejala awal dari tumor otak pada 25% kasus, dan lebih dari 35% kasus pada stadium lanjut. Diperkirakan 2% penyebab bangkitan kejang adalah tumor otak.

Penyebab Kanker Otak

Penyakit kanker otak tergolong berbahaya dan bahkan terkadang tidak tahu gejala awalnya. Menjaga kesehatan saja tidak cukup. Buktinya, seseorang yang rajib berolahraga dan berotot besar seperti Agung Hercules pun bisa menderita penyakit mematikan ini.
Lebih lengkapnya, ini beberapa penyebab kanker otak atau glioblastoma yang utama dan perlu diwaspadai:

1. Merokok

Sepeti yang kita tahu, ada banyak kandungan kimia berbahaya dalam sepuntung rokok. Zat-zat berbahaya seperti Nikotin dan Tar dapat meningkatkan risiko terkena kanker, baik itu kanker paru-paru maupun jenis kanker lainnya seperti kanker otak. Peringatan ini juga dapat dengan jelas dibaca karena tercantum di setiap kemasan rokok.

2. Infeksi Virus

Ada beberapa jenis virus yang berkaitan dengan penyebab kanker otak, yaitu HIV, cytomegalovirus, dan virus Epstein-Barr (EBV). Adanya infeksi virus dalam tubuh bisa menyebabkan kerusakan sel DNA yang akhirnya bisa memicu kanker.

3. Faktor Keturunan

Penyebab kanker otak atau tumor otak yang satu ini tidak bisa dihindari. Apabila memiliki riwayat keluarga yang memiliki penyakit kanker, maka ada baiknya segera memeriksakan diri. Meskipun demikian, Anda tidak akan dipastikan terkena kanker otak jika ada anggota keluarga yang pernah menderitanya.

Pencegahan

Berikut ini adalah langkah langkah pencegahan yang dapat anda lakukan untuk mencegah penyakit yang dapat merusak otak anda:

Jika keluarga anda salah satunya memiliki kanker otak atau tumor otak sebaiknya anda pergi ke dokter setiap 4-6 bulan untuk scan otak.

Hindari kebiasaan buruk seperti merokok, minuman yang beralkohol, paparan dan radiasi.

1. Menghindari bahan yang mengandung kimia.

2. Banyak mengkonsumsi buah buahan serta sayuran.

3. Banyak minum air putih.

4. Olah raga secara teratur.

Studi telah menunjukkan bahwa seseorang yang menggunakan ponsel secara teratur kemungkinan mendapatkan tumor otak.Ponsel mengeluarkan gelombang radioaktif yang menyerang sel-sel otak. (Falentina)

Related Post