Berkah Ramadhan, Penjual Bunga Tabur Meraup Rezeki

image

Salah seorang pedagang bunga tabur sedang melayani pembeli (Foto: Heri)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Jelang Ramadhan, pedagang bunga tabur di Pasar Argosari, Wonosari kebanjiran pembeli. Hal ini tak lepas dari tradisi masyarakat di bulan ruwah dalam penanggalan Jawa.

Ada puluhan pedagang bunga mangkal di Pasar Argosari yang terlihat selalu dikerumuni pembeli. Mereka menjual bunga tabur yang terdiri dari lima jenis yakni mawar, kenanga, kantil, melati dan telasih.

Salah seorang pedagang bunga tabur di Pasar Argosari, Yuni mengungkapkan, akibat banyaknya pembeli, harga bunga pada momen seperti ini pun cenderung naik. Jika pada hari biasa harganya hanya sekitar Rp 9 ribu per ons, namun pada masa ruwah ini harganya bisa mencapai Rp 20 ribu. Dari penjualan per kilogramnya ia meraup keuntungan Rp 50 ribu.

“Saya tidak mematok harga, tergantung pembeli mau beli berapa, tapi kalau per ons dengan harga Rp 20 ribu itu sudah bermacam-macam bunga,”katanya saat ditemui Gunungkidulpost.com Jum’at (26/5/2017).

Dia mengaku mendapatkan bunga itu dari pemasok di wilayah Yogyakarta. Modal dikeluarkannya hingga Rp 1 juta untuk pembelian lima jenis bunga tersebut.

Untuk perawatan bunga itu sendiri, ia pun menaruh bunganya di almari es, selain itu disaat menjual pun bunga tersebut harus selalu di siram air agar menjaga bunga tetap segar.

“Bunganya agar tidak mudah layu dan kering, mungkin bisa bertahan sekitar tiga hari,”jelasnya. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post