Bermaksud Bakar Sampah, Warga Ponjong Justru Terbakar Hidup-hidup

188 views

Gunungkidulpost.com – Ponjong – Maksud hati hendak membersihkan sampah di ladang namun naas, Ratno Suwito (80) warga Desa Sawahan, Kecamatan Ponjong justru tewas terpanggang hidup-hidup di Gunung Ketan, Desa Tambakromo, Kecamatan Ponjong, Selasa, (17/9/2019).

Panit Reskrim Polsek Ponjong, Ipda Sumiran menuturkan, sebelum ditemukan tewas pukul 07.00 WIB korban pamit keladang untuk membersihkan ladang. Saat pergi korban membawa peralatan sabit dan korek api untuk membakar dampah dedaunan kering.

Namun, hingga hari menjelang sore korban tidak kunjung pulang. Kawatir kepada korban, keluarganya segera mencari pukul 14.00 WIB. Sesampainya di atas Gunung Ketan keluraganya mendapati lokasi terdapat abu yang masih hangat bekas dedaunan yang terbakar.

“Disitu pula korban melihat korban dalam posisi jatuh melintang miring ke kiri, kepala berada disebelah timur, dan sudah meninggal dunia,” terang Ipda Sumiran.

Saat ditemukan, korban dalam keadaan celana bekas terbakar dan terdapat luka bakar mengelupas di kaki dan tangan korban. Selanjutnya para saksi segera meminta tolong kepada warga untuk mengevakuasi korban, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ponjong.

Mendapat laporan warga, anggota Polsek Ponjong segera mendatangi lokasi kejadian bersama tim medis Puskesmas Ponjong I untuk melakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan tim medis, korban mengalami luka bakar 90% hampir diseluruh tubuhnya. Tidak ada tanda tanda penganiayaan pada tubuh korban.

“Kematian korban diduga karena pada saat api berkobar korban tidak dapat menghindar karena faktor usia, sehingga korban terbakar,” kata Ipda Sumiran.

Dari keterangan pihak keluarga korban selama ini tidak ada riwayat penyakit kronis, tetapi keseharian korban berjalan sudah tidak lancar karena faktor usia. (Santi)

Related Post