Bersinergi Mengelola Air di Masa Depan

585 views



Gunungkidulpost.com – Wonosari – Hari air sedunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret menjadi momen penting bagi PDAM Tirta Handayani Gunungkidul untuk melindungi sumber daya air secara berkelanjutan.

Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Gunungkidul, Isnawan Febriyanto mengatakan, selain melindungi sumber daya air secara berkelanjutan, 22 Maret menjadi momentum untuk menarik atensi publik mengenai pentingnya air bersih bagi kebutuhan dasar makhluk hidup.

“Perlu upaya yang sinergis oleh seluruh komponen masyarakat guna mempersiapkan bagaimana kita akan mengelola air dimasa depan,” kata Isnawan Febriyanto katanya kepada Gunungkidulpost.com, Kamis (23/3/2017).

Menurut dia, tema hari air sedunia setiap tahun bisa berubah sesuai dengan situasi dan kondisi. Akan tetapi, isu yang tidak pernah berubah adalah bagaimana melindungi sumber daya air. Selama ini persoalan kebocoran pipa menjadi perhatian serius yang tengah diupayakan penanggulangannya. Perlahan pihaknya mulai melakukan peremajaan pipa PDAM.“Jadi, target yang tidak kalah penting bagi kami adalah menekan potensi hilangnya air,” ujarnya.

Perbaikan pipa PDAM dalam kota merupakan program pemerintah dalam upaya menurunkan tingkat kebocoran pipa air. Usulan PDAM semua pipa jenis asebes yang berada di dalam kota bisa diganti dengan pipa yang lebih baik.

Dana penggantian pipa sendiri melalui anggaran pendapatan belanja negara (APBN) melalui Satuan Keja Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum (Satker PKPAM) Provinsi DIJ. Jika sudah selesai pengerjaannnya diserahkan ke Pemkab Gunungkidul.

“Tahun ini memang belum semua pipa berumur tua diganti. Akan tetapi peremajaan bakal dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan anggaran. Untuk tahun ini, pipa yang diganti sepanjang kurang lebih 600 meter,” terangnya. (Bayu)

Related Post