BPBD Siap Buka Aduan Kekeringan

image

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Bencana kekeringan yang terus melanda diberbagai tempat di Gunungkidul hingga saat ini semakin meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul  meminta kepada pihak kecamatan untuk melakukan usulan demi mendapatkan bantuan air bersih.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Sutaryono, mengatakan, hingga kini dirinya mencatat baru sebanyak delapan kecamatan yang terdampak kekeringan.
Ke delapan Kecamatan tersebut yakni Panggang, Purwosari, Tepus, Tanjungsari, Paliyan, Rongkop, Girisubo, dan Nglipar.

“Kami terus menghimbau kepada semua pemerintah kecamatan untuk terus melakukan pendataan wilayah yang terkena dampak kekeringan,” ujarnya kepada Gunungkidulpost.com, Rabu (6/9/2017).

Sementara tiga kecamatan yakni Patuk, Ngawen dan Ponjong, hingga kini belum tercatat sebagai kecamatan terdampak kekeringan. Oleh karena itu, pihak kecamatan diminta mengusulkan jika membutuhkan bantuan air bersih.

“Tiga kecamatan yakni Patuk, Ponjong, dan Ngawen tidak termasuk dalam daerah terdampak kekeringan. Kecamatan dapat mengusulkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Gunungkidul Budiharjo mengaku, pihaknya masih memprediksi kekeingan terus semakin terjadi hingga bulan mendatang. Ia pun berharap peran serta antara pemerintah desa dan kecamatan untuk aktif melaporkan jika ada wilayah yang mengalami dampak kekeringan.

Sehingga petugas BPBD segera melakukan pendataan untuk melakukan pendistribusian air bersih di sejumlah wilayah di Gunungkidul.

“Jangan sampai warga kita hanya terlantar. Untuk itu pemerintah desa dan kecamatan harus aktif dalam melakukan survey di wilayahnya masing-masing,” pungkasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post