Brajamusti Sesalkan Tragedi Siyono

1031 views

image

Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pasca insiden bentrokan suporter yang terjadi di Bundaran Siyono, Playen, Gunungkidul, Minggu (7/5/2017) malam kemarin. Kelompok suporter PSIM, Brajamusti, melalui presiden Brajamusti, Rahmat Kurniawan, memberikan tanggapan terkait insiden tersebut.

Saat dikonfirmasi Gunungkidulpost.com menyebut insiden tersebut dilakukan oleh sejumlah elemen warga DIY, termasuk oknum suporter sepak bola di Yogya.

“Insiden tadi malam adalah bentuk  reaksi yang timbul dari warga DIY pasca kedatangan suporter Persis Solo,” ucapnya kepada Gunungkidulpost.com, Senin (8/5/2017).

Menurut Rahmat, dirinya telah melakukan konfirmasi ke pihak Persis Solo melalui DPP Pasoepati ke kepolisian, menyatakan tidak datang ke Bantul, ternyata mereka datang dengan rombongan yang besar. Di jalan mereka juga melakukan tindakan arogan terhadap pengendara lain.

Ia menambahkan, pihak suporter dari Solo disebutnya sempat melakukan penganiayaan terhadap warga yang berpapasan dan menyebabkan korban luka.

Banyak pula atribut PSIM dirusak, mural, bendera dan vandal. Sampai-sampai di stadion, mereka masih melakukan provokasi dengan nyanyian rasis dan ejekan. Bahkan ada bendera PSIM yang dibalik, dan papan skor dirubah menjadi tulisan yang tak pantas, jadi ya semalem api sudah di nyalakan dan asap begitu besar.

“Terkait insiden yang terjadi tersebut, kami juga turut menyesalkan,” paparnya.

Rahmat menambahkan, bahwa dirinya bersama pengurus DPP Brajamusti  sangat menyesalkan dan menyayangkan, karena sebenarnya kejadian ini sudah kita pikirkan jauh-jauh hari jika supporter persis solo datang.

“Kami pun sudah menjalin komunikasi dengan kepolisian dari Polda hingga Polres, tapi kedatangan rombongan persis Solo kok diwarnai dengan arogan itu yang membuat insiden ini terjadi,” pungkas Rahmat. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post